Pemkot Makassar-Sampoerna Foundation Siapkan Program Master Teacher

  • 13 Mei 2026 15:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Wali Kota Munafri Arifuddin menerima audiensi jajaran Sampoerna Foundation di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa 12 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi peningkatan kompetensi guru SD dan SMP se-Kota Makassar.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Makassar menyimak pemaparan jajaran Sampoerna Foundation terkait hasil profiling dan rencana transformasi pengembangan kapasitas guru di sejumlah sekolah pilihan di Makassar. Menanggapi hal tersebut, Munafri meminta agar evaluasi dan pemetaan kompetensi guru dilakukan secara menyeluruh, khususnya kepada seluruh guru produktif yang jumlahnya sekitar 7.000 orang.

Munafri menilai Kota Makassar membutuhkan sistem pengembangan guru berbasis data sehingga proses peningkatan kapasitas dapat dilakukan secara merata, terukur, dan berkelanjutan. “Kalau kita ingin membangun sistem pendidikan yang baik, maka kualitas gurunya harus dipastikan lebih dulu,” tegas Munafri.

Melalui program tersebut, nantinya akan dilakukan profiling kompetensi guru oleh pihak Sampoerna Foundation bersama Dinas Pendidikan untuk memetakan kemampuan pedagogik, sosial, profesional, dan kepribadian guru secara merata. Dari hasil pemetaan itu, guru-guru dengan kompetensi terbaik akan mengikuti pelatihan bertahap untuk dipersiapkan menjadi master teacher atau penggerak peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.

Program tersebut dirancang berlangsung secara bertahap melalui beberapa batch pelatihan. Tahap awal akan diawali dengan profiling guru dan seleksi peserta pelatihan prioritas. Munafri menyebut pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengimbasan kompetensi di lingkungan sekolah, sehingga peningkatan kualitas guru tidak berhenti pada peserta pelatihan saja, tetapi dapat menyebar lebih luas.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar tidak hanya ingin menghadirkan program pelatihan jangka pendek, tetapi membangun fondasi sistem pengembangan guru yang dapat dijalankan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah. “Kita ingin punya dasar data yang kuat dan sistem yang bisa terus berjalan. Jadi ke depan pengembangan kompetensi guru bisa lebih terukur dan berkesinambungan,” jelasnya.

Rencana implementasi program tersebut ditargetkan mulai berjalan dalam enam bulan ke depan, sementara pelatihan perdana direncanakan dimulai pada awal tahun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....