Upaya Pencegahan Stunting Dengan 10 Pesan Gizi Seimbang

  • 08 Mei 2026 15:36 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pencegahan stunting tidak hanya fokus pada asupan makanan, tetapi harus mengintegrasikan 10 Pesan Gizi Seimbang dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kampanye ini menekankan pentingnya mengonsumsi aneka ragam makanan pokok, lauk-pauk tinggi protein, serta sayur dan buah.

Plt. Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Nurseha dalam program Indonesia Cerdas pada Jumat, 8 Mei 2026 mengatakan bahwa upaya pencegahan stunting dengan gizi seimbang mencakup 10 indikator utama. Mengingat kompleksitasnya, upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin, dimulai sejak masa remaja.

“Pesan gizi seimbang itu sebenarnya sangat simple. Jadi, ada 10 pesan gizi seimbang dan ini sebenarnya untuk semuanya, “jelas Nur – sapaan akrabnya.

Pertama itu nikmati dan syukuri beragam makanan. Tidak ada satu jenis makanan pun yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh secara sempurna.

“Kita tidak usah memilih-milih makanan. Ya, contoh misalnya tempe itu kayak protein. Jadi, bagaimana kita mengajarkan anak-anak bahwa selain ikan, selain daging, selain ayam itu tempe juga enak,” jelas Nur.

Kedua, Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan. Keduanya merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk mencegah penyakit dan menjaga metabolisme.

“Nah, kalau berdasarkan survei WHO,anak remaja yang tidak konsumsi sayur dan buah itu 93, sekian persen. Jadi, bayangkan ini adalah PR-nya kita semua sehingga harus kita mengkampanikan, ayo dong anak-anak kita membiasakan makan sayur dan buah,” ungkap Nur.

Ketiga, biasakan mengonsumsi lauk-pauk yang mengandung protein tinggi. Keempat, Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok. Jangan hanya bergantung pada satu jenis karbohidrat; Anda bisa mencoba ubi, jagung, singkong, atau kentang.

Kelima, batasi konsumsi pangan manis, asin, dan berlemak. “Ini yang sekarang ini banyak tantangan juga buat orang tua, dimana banyak sekali jualan ya. Tapi itu juga tidak bisa kita tidak bisa melarang itu. Tinggal bagaimana kita bisa mengajak anak-anak kita untuk bolehlah sekali-sekali tapi jangan sering-sering, contoh misalnya beli minuman-minuman yang manis-manis itu ya, jadi itu dibatasi,” jelas Nur.

Keenam, biasakan sarapan. Kemudian, pesan ketujuh, membiasakan minum air putih yang cukup dan aman.

Selanjutnya, kedelapan, biasakan membaca label pada kemasan. “Ini penting sekali, label pada kemasan, karena tentunya warning buat kita untuk mengawasi diri kita sendiri, bahwa ada masa expire, yang tentunya perlu kita lihat,” lanjut Nur.

Kesembilan, Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Kesepuluh, melakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal.

“Jadi, aktivitas fisik, nah, ini yang kadang, ya, anak-anak remaja kita itu, aduh, bangun, bangun olahraga, aduh, malas, seperti itu. Jadi, ini yang PR-nya kita semua untuk mengajak anak-anak remaja kita untuk, ayo, olahraga, karena sebenarnya aktivitas fisik itu bukan cuma olahraga” tutup Nur.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....