Stok Melimpah, Pangkep Siapkan Seribu Hewan Kurban Berkualitas
- 08 Mei 2026 14:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kabupaten Pangkep terus berkomitmen memastikan ketersediaan dan kesehatan hewan kurban bagi masyarakat menjelang hari raya kurban. Langkah ini diambil guna menjamin kualitas ternak yang akan dikonsumsi serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan berkurban.
Kepala Dinas Pertanian Kab. Pangkep, Muhiddin dalam Halo RRI pada Jumat, 8 Mei 2026 mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Pertanian telah melakukan persiapan matang sejak jauh hari dalam menyambut hari raya Idul Adha. Berdasarkan data populasi ternak secara umum, Kabupaten Pangkep memiliki potensi yang sangat besar dengan jumlah populasi sapi mencapai lebih dari 28.000 ekor, kerbau 777 ekor, dan kambing sekitar 1.400 ekor.
“Terkait dengan ketersediaan hewan kurban di Pangkep, untuk tahun ini yang memenuhi syarat berdasarkan estimasi dan pembinaan dari tim peternakan, yang memenuhi syarat teknis sebanyak 1.250an ekor. Inilah mungkin yang setelah kita data dari segi umur, kesehatan, apa semua itu sebenarnya tersedia kurang lebih 1.250 ekor,” jelas Muhiddin.
Berdasarkan data terbaru, estimasi hewan kurban di Kabupaten Pangkep mencapai sekitar 900 ekor sapi dan 52 ekor kambing yang telah siap dipotong. Untuk menjamin kesehatan hewan di lapak pedagang, Dinas Pertanian telah menerjunkan tim teknis sebanyak 20 personel untuk melakukan pengawasan intensif di lapangan.
“Berdasarkan data yang masuk mungkin ketersediaan yang hewan yang untuk peruntukan kurban kita yang sudah kita data, sudah melakukan proses pembinaan, verifikasi kesehatannya, itu sudah jauh dari target yang diperkirakan. Karena yang sudah estimasi, yang sudah berdasarkan pemantauan di lapangan, data-data yang masuk sekitar 900-an (ekor) yang mungkin akan dilakukan proses pemotongan hewan kurban, secara ketersediaan kita agak diatasnya sampai 1.200-an (ekor) yang sudah siap dan memenuhi syarat,” ungkap Muhiddin.
Muhiddin mengatakan bahwa sejak awal tahun, tim teknis telah disebar ke seluruh kecamatan untuk melakukan pembinaan dan vaksinasi PMK secara intensif guna mengantisipasi penyakit menular pada ternak. Petugas di lapangan bekerja berdasarkan wilayah untuk memberikan edukasi langsung kepada peternak dan memantau tempat pemotongan hewan binaan secara rutin.
Sementara itu, proses pemeriksaan kesehatan dilakukan secara resmi menggunakan formulir standar guna menjamin kualitas hewan, baik untuk kurban maupun konsumsi harian. Selain memastikan kesehatan hewan, pengawasan juga bertujuan mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah melalui retribusi pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH). Pola kerja terpadu telah diterapkan selama beberapa tahun terakhir demi menjamin keamanan pangan sekaligus mencapai target pembangunan daerah di Kabupaten Pangkep.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....