Tiga Kunci Membangun Kenyamanan Emosional Anak di Daycare

  • 05 Mei 2026 15:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Keamanan di daycare bukan sekadar tentang perlindungan fisik atau pengawasan kamera pemantau, melainkan tentang terciptanya lingkungan yang mampu memberikan rasa aman secara emosional (emotional security). Bagi anak, rasa aman ini menjadi fondasi penting dalam pembentukan pola kelekatan (attachment) yang sehat saat mereka berada jauh dari orang tua.

Dosen Fakultas Psikolog UNM, Novita Maulidya Jalal, dalam program Pengarusutamaan Gender Pro 1 RRI Makassar pada Senin, 4 Mei 2026, mengatakan bahwa kebutuhan dasar anak usia dini secara psikologis di lembaga pengasuhan atau daycare berpusat pada rasa aman dan nyaman, yang dikenal dengan istilah secure attachment. Aspek ini sangat krusial bagi tumbuh kembang anak, karena menjadi fondasi utama bagi stabilitas emosional mereka di masa depan.

Secure attachment itu sangat penting buat tubuh kembang anak di usia dini. Sehingga hal yang perlu dititik beratkan pada penitipan anak itu adalah bagaimana anak-anak merasa memperoleh keamanan baik secara fisik ataupun psikologis dan nyaman,” jelas Novi.

Terdapat tiga hal dalam perspektif psikologi untuk membangun kenyamanan. Pertama, melalui pola asuh yang responsif.

Hal ini berarti pengasuh mampu memahami dan memenuhi kebutuhan anak secara cepat dan tepat. Ketika anak merasa setiap kebutuhannya ditanggapi dengan baik, mereka akan mengembangkan kepercayaan diri dan merasa berharga di lingkungannya.

Yang kedua, bagi lembaga pengasuhan adalah konsistensi. Anak memerlukan figur lekat sekunder (secondary attachment figure) yang stabil sebagai pengganti orang tua selama di daycare.

“Jangan sampai di daycare tersebut pergantian staff itu sangat cepat sehingga anak itu bingung, sebenarnya siapa sih pengganti orang tua saya? Besok si A, siang si B, si C. Nah, itu juga perlu menjadi titik berat oleh daycare bahwa keberadaan sosok pengganti utama setelah orang tua atau bisa disebut dengan secondary figure, figure attachment itu penting,” jelas Novi.

Poin ketiga, yaitu keamanan menyeluruh, baik secara fisik maupun psikologis. Fasilitas daycare tidak hanya harus lengkap, tetapi wajib menjamin keselamatan anak. Standar keamanan fisik, seperti pengamanan pada bangunan bertingkat, harus diprioritaskan untuk mencegah kecelakaan fatal saat anak bermain atau berimajinasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....