Angka Kematian Ibu dan Anak, IBI Makassar: Tidak Memprihatinkan tapi Ada Kasus
- 04 Mei 2026 16:38 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar: Organisasi Profesi Bidan khususnya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar terus berupaya memerangi angka kematian ibu dan anak di Makassar. Ketua IBI Makassar, Emilia Harnani mengatakan untuk di Kota Makassar, angka kematian ibu dan anak jumlahnya signifikan tetapi kasus tetap ada. "Jadi Makassar kurang lebih sama seperti kabupaten lain jumlah kasusnya tidak memprihatinkan tapi memang (kasus kematian) ada," kata Emilia, Senin, 4 Mei 2026.
Dikatakan saat ini berbagai upaya terus dilakukan diantaranya meningkatkan kualitas kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menempuh pendidikan kebidanan yang berkelanjutan. "Mereka harus terus mengupdate diri dari segi pendidikan dari D3 ke pendidikan profesi. Maksudnya pendidikan keahlian di bidang pelayanan tertinggi yaitu pendidikan profesi bidan,"ucap Emilia.
Selain itu, aktif mengikuti kegiatan informal untuk menambah wawasan di bidang kebidanan seperti ikut seminar, workshop, ruang diskusi dan kegiatan informal lainnya. Di sisi lain, Emilia juga menanamkan pemahaman tentang profesi bidan adalah garda terdepan.
"Memang tupoksinya bahwa tanggung jawab di pelayanan itu lebih banyak dan lebih terfokus pada kesehatan ibu dan anak. Jadi bagaimana kita sama sama selalu berupaya berkoordinasi dengan instansi lain karena kematian ibu dan anak ini tidak bisa ditangani sendiri harus melibatkan lintas sektor,"tegas Emilia.
Adapun data Pemerintah Kota Makassar pada tahun 2024 terdapat 19 kasus kematian ibu dan 198 kematian bayi. Sementara pada tahun 2025, angka tersebut menurun menjadi 13 kematian ibu dan 185 kematian bayi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....