BNN Sulsel Ungkap Tiga Fase Kekambuhan Pecandu Narkoba
- 30 Apr 2026 19:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kekambuhan pada mantan pengguna narkoba bukan peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba. Konselor adiksi BNN Sulawesi Selatan menegaskan ada tiga fase yang dilalui seseorang sebelum benar-benar kambuh ke pola penggunaan lama.
Konselor Adiksi Ahli Madya BNN Sulawesi Selatan, Nurdiana F. Nahdalipa, S.KM., M.Kes., menjelaskan tiga fase kekambuhan, yakni slip, lapse, dan relapse, dalam dialog Kita Indonesia di Pro 1 RRI Makassar, Kamis, 30 April 2026. Fase pertama disebut slip, yaitu kondisi seseorang sesekali tergelincir menggunakan narkoba namun segera menyadari dan kembali ke proses pemulihan.
Fase kedua adalah lapse, di mana penggunaan terjadi beberapa kali dalam rentang waktu singkat, sekitar satu bulan. Pada fase ini frekuensi penggunaan masih terbilang pendek sebelum berkembang ke tahap yang lebih serius.
Fase ketiga atau paling berat disebut relapse, yaitu kondisi seseorang telah melewati fase slip dan lapse hingga akhirnya kembali ke pola penggunaan seperti semula. Menurut Nurdiana, pemulihan dari adiksi narkoba pada dasarnya berlangsung seumur hidup karena zat narkotika terbukti mengubah struktur otak sehingga memicu dorongan untuk menggunakan kembali.
"Kita tidak bilang dia sembuh, karena memiliki potensi untuk pakai lagi. Yang kita katakan adalah dia pulih," ujar Nurdiana F. Nahdalipa dalam dialog Kita Indonesia di Pro 1RRI Makassar, Kamis, 30 April 2026.
Nurdiana menjelaskan bahwa proses pemulihan tiap individu bervariasi tergantung tingkat penggunaan, motivasi, dan dukungan lingkungan sekitar. BNN Sulawesi Selatan sendiri menetapkan durasi ideal program rehabilitasi hingga aftercare antara enam hingga sembilan bulan sebagaimana dikutip dari dialog Kita Indonesia Pro 1 RRI Makassar.
Pemahaman tentang fase-fase kekambuhan ini dinilai penting agar keluarga dan masyarakat tidak langsung menyerah atau memperburuk kondisi mantan pengguna ketika terjadi slip. Sebaliknya, mereka diharapkan mendorong mantan pengguna untuk segera kembali menemui konselor adiksi guna melanjutkan proses pemulihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....