Ustad Panji: Judi Lebih Banyak Mudharat dari Manfaat
- 30 Apr 2026 16:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Praktik maysir atau perjudian masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat. Dalam ajaran Islam, maysir dilarang keras karena dinilai membawa lebih banyak mudarat dibandingkan manfaat.
Hal ini disampaikan oleh Ustad Panji Hartono, anggota Ikatan Dai Muda Indonesia, dalam sebuah obrolan Apresisasi Budaya Lokal, pada hari Selasa 28 April 2026, di Pro 4 RRI Makassar. Menurutnya, larangan maysir dalam Islam bukan tanpa alasan.
“Perjudian merusak tatanan kehidupan, baik secara individu maupun sosial. Islam sangat menjaga agar umatnya terhindar dari hal-hal yang merugikan,” ujarnya.
Dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Al-Ma’idah ayat 90, Allah SWT secara tegas melarang maysir karena termasuk perbuatan setan. Larangan ini menunjukkan bahwa dampak perjudian sangat berbahaya, baik dari sisi moral, ekonomi, maupun spiritual.
Ust Panji menjelaskan bahwa salah satu dampak utama maysir adalah menumbuhkan sifat ketergantungan dan malas bekerja. “Orang yang terjerat judi cenderung ingin mendapatkan hasil instan tanpa usaha. Ini bertentangan dengan nilai kerja keras yang diajarkan Islam,” tambahnya.
Selain itu, perjudian juga sering memicu konflik sosial, seperti pertengkaran, hutang piutang yang tidak sehat, hingga tindakan kriminal. Tidak sedikit keluarga yang hancur akibat kecanduan judi. Dari sisi ekonomi, maysir tidak menciptakan nilai produktif, melainkan hanya memindahkan harta dari satu pihak ke pihak lain secara tidak adil.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa Islam mengajarkan prinsip keadilan dan keberkahan dalam mencari rezeki. “Rezeki yang baik adalah yang diperoleh dengan cara halal dan penuh keberkahan. Judi jelas tidak memenuhi kedua hal tersebut,” tegasnya.
Sebagai solusi, Ust Panji mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperkuat iman dan mengisi waktu dengan kegiatan positif. Edukasi tentang bahaya perjudian juga dinilai penting untuk mencegah penyebaran praktik ini di lingkungan masyarakat.
Dengan adanya pemahaman yang lebih dalam tentang larangan maysir, diharapkan masyarakat dapat menjauhi praktik perjudian dan membangun kehidupan yang lebih sehat, harmonis, serta sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....