Minyak Goreng Mahal, UMKM dan Masyarakat Kecil Paling Terdampak
- 28 Apr 2026 18:43 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Lonjakan harga minyak goreng di pasaran memberikan pukulan terberat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta konsumen berpenghasilan rendah. Para pelaku UMKM yang bergantung pada minyak goreng sebagai bahan utama produksi makanan kini menghadapi tekanan biaya yang kian berat.
"Yang paling berdampak itu adalah konsumen UMKM, yang makanannya tergantung ada minyaknya," ujar Dr. Sutardjo Tui, Pengamat Ekonomi, dalam Dialog Interaktif Makassar Menyapa di RRI Pro 1 Makassar, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, bagi pelaku UMKM sebagai produsen, kenaikan harga minyak bisa langsung dibebankan ke konsumen. Namun justru konsumen akhirlah yang paling merasakan dampaknya karena daya beli mereka tidak ikut naik seiring lonjakan harga.
"Yang susah adalah konsumennya. Daya beli masyarakat kecil menjadi melemah, kalau itu terjadi, berbahaya di sektor sosial," kata Dr. Sutardjo.
Ia memperingatkan, jika daya beli masyarakat terus tergerus sementara pendapatan tidak bergerak, situasi ini bisa memicu persoalan sosial yang lebih serius. Dalam kondisi ekstrem, masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan bisa terdorong melakukan tindakan di luar hukum.
Dalam dialog yang sama, Sutardjo menyebut bahwa kenaikan harga minyak goreng ini baru merupakan awal dari rangkaian potensi kenaikan harga lainnya, termasuk BBM bersubsidi dan kemungkinan dampak El Niño yang dapat mengguncang harga bahan pangan lebih lanjut.
"Ini baru awal kenaikan, bagaimana kalau BBM naik, bagaimana kalau terjadi El Niño bulan depan," ungkap Dr. Sutardjo.
Di sisi lain, Rahayu Juita Ghalib, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulsel, menyatakan bahwa pemerintah daerah belum memiliki skema bantuan khusus bagi pelaku UMKM yang terdampak kenaikan harga minyak goreng. Namun, Gerakan Pangan Murah atau GPM tetap dijalankan secara berkala sebagai salah satu upaya penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
"Untuk skema khusus bagi UMKM saat ini belum ada, namun GPM tetap dijalankan sebagai upaya stabilisasi harga di masyarakat," jelas Rahayu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....