Aksi Kelompok Motor Serang Warga Gunakan Busur Masih Terjadi di Makassar
- 28 Apr 2026 12:21 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Aksi kejahatan kelompok bermotor menyerang warga menggunakan panah busur di malam hari, masih berkeliaran di Kota Makassar, membuat warga resah. Komplotan bermotor motor menggunakan panah busur kemudian melarikan diri atau yang disebut "Pattek Lari" terjadi di beberapa lokasi di wilayah Kecamatan Tallo dan Bontoala.
Personel Reskrim Polsek Tallo bersama Tim Jatanras Polrestabes Makassar menindak lanjuti laporan warga dengan melakukan mobile hunting, Selasa 28 April 2026 dini hari untuk mencegah aksi Pattek Lari kelompok bermotor.
Kegiatan kepolisian tersebut dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tallo AKP Faizal, S.H., M.H., berkolaborasi dengan Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Hamka, S.H.
Kami mtindak lanjut laporan masyarakat terkait aksi sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga melakukan “patte lari” atau melontarkan anak panah busur di sejumlah titik, mulai dari kawasan Lembo hingga Almarkas II, pinggiran Markas Centrum, Lorong SD Baraya, hingga wilayah Sapiria,"Ungkap AKP Faizal.
Warga melaporkan adanya kelompok tidak dikenal Lanjut AKP Hamka yang beraksi sambil membawa senjata tajam jenis busur dan anak panah. Kelompok tersebut diduga berasal dari wilayah sekitar dan kerap melakukan aksi intimidasi di kawasan pinggiran kota.
“Kami langsung bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat yang resah di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala,” ujar AKP Faizal.
Dalam patroli tersebut, tim menyisir sejumlah jalur rawan, di antaranya Kandea 3 Poros, Lembo, Panampu, Pasar Cidu, Tinumbu 148, Lorong 2 Kandea 3, pinggiran kanal Markas Centrum, hingga kawasan Layang. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah potensi tindak pidana kekerasan serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
Meski patroli dilakukan secara intensif, petugas belum menemukan pelaku maupun barang bukti berupa senjata tajam. Namun demikian, aparat kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan dan melanjutkan pemantauan di titik-titik rawan.
“Kami belum menemukan pelaku atau barang bukti, namun patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi,” tambah AKP Faizal.
Kapolsek Tallo AKP Asfada, S.E., M.H., adanya aksi Pattek Lari yang dilaporkan warga, kemudian ditindak lanjuti Unit Reskrim Polsek Tallo dan Unit Jatanras Polrestabes Makassar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini merupakan komitmen kami dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang cepat melaporkan kejadian,” ujarnya.
AKP Asfada mengatakan kehadiran Kepokisian di tengah masyarakat meminimalisir kasi kejahatan kelompok bermotor yang menyerang warga mengunakan panah busur. Juga menghimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110 atau langsung ke Polsek Tallo.
Patroli gabungan dilakukan Unit Reskrim Polsek Tallo dan Tim Jatanras Polrestabes Makassar menunjukkan sinergi antara Polsek Tallo dan Polrestabes Makassar dalam mengantisipasi aksi premanisme, khususnya maraknya “patte lari” di wilayah pinggiran kota. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap hadir 24 jam untuk masyarakat,” tutup AKP Asfada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....