Yonif 700 Raider Bantah Keterlibatan Anggota dalam Demo Berujung Ricuh

  • 26 Apr 2026 10:09 WIB
  •  Makassar

RRI CO.ID, Makassar - Batalyon Infanteri (Yonif) 700 Raider membantah keras adanya keterlibatan anggotanya dalam peristiwa demonstrasi yang berujung ricuh di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar, yabg terjadi Jumat, 24 April 2026 malam. Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Batalyon (Danyonif) 700 Raider Letkol Inf.Iwan Sunarya adanya beredar informasi viral di media sosial yang menyebut ada anggota TNI dari Satuan Yonif 700 Raider berada di lokasi kejadian.

Letkol Inf. Iwan Sunarya mengatakan tidak ada anggotanya berada di lokasi saat Mahasiwa UMI menggelar demontrasi hingga terjadi kericuhan. Kepada para wartawan, Sabtu, 25 April 2026, malam, Iwan Sunarya Danyonif 700 Raider menegaskan bahwa tidak ada satu pun personel mereka yang berada di lokasi saat aksi Mahasiswa UMI berlangsung.

"Tidak ada anggota Yonif 700 Raider di lokasi seperti yang beredar di media sosial. Informasi tersebut tidak benar,” tegasnya.

Danyonif 700 juga menjelaskan pria yang sempat disebut-sebut sebagai anggota Yonif 700 Raider dalam video yang beredar, dipastikan bukan bagian dari satuannya, melainkan warga sipil.

“Orang tersebut bukan anggota kami. Mereka adalah masyarakat sipil. Bahkan informasi yang kami terima, mereka sempat dipaksa untuk mengaku sebagai anggota Yonif 700 Raider, namun sebenarnya mereka tidak mengakui hal tersebut,” ungkapnya.

Pihak Yonif 700 Raider juga menyayangkan beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat, termasuk yang muncul di berbagai platform media sosial dan sejumlah media daring.

Menurut Letkol Inf Iwan Sunarya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat serta merugikan institusi. “Kami menegaskan bahwa berita yang viral tersebut, termasuk yang beredar di berbagai media sosial, tidak benar adanya. Tidak ada keterlibatan anggota Yonif 700 Raider dalam kejadian tersebut,” Ucapnya

Setelah melakukan penyelidikan terhadap orang yang beredar di media sosial dicurigai adakah anggota TNI, pihak Yonif 700 Berhasil menemukan lelaki yang mengakibatkan terjadinya kericuhan di depan gerbang UMI Makassar. Lelaki tersebut adalah Suaib yang berprofesi sebagai Security.

Suaib mengklarifikasi keberadabnya pada aksi unjuk rasa Mahasiswa UMI Makassar. Ia menjelaskan saat itu sedang menggunakan baju kaos beraktribut TNI zyang dibeli melalui pemesanan online. Suaib mengungkapkan, bahwa malam aksi unjuk rasa Mahasiswa UMI, dirinya ke Mall Nipa hendak menonton Konser. Karena Konser belum dimulai, kemudian Suaib keluar dari Mall. Melihat kerumunan orang di depan gerbang UMI karena berlangsung unjuk rasa, Suaib pun menuju ke gerbang UMI tersebut sehingga didatangi Mahasiwa kemudian dimintai identitasnya.

Menurut Suaib saat mengeluarkan identitasnya untuk memperlihatkan, namun Mahasiwa menolaknya. Kericuhan tersebut sempat menjadi perhatian di lokasi kejadian hingga beredar di media sosial menyebut keberadaan Anggota TNI pada aksi unjuk rasa Mahasiswa UMI memperingati April berdarah 24 April 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....