PLN Siaga El Nino 2026, Langkah Mitigasi Diperkuat untuk Cegah Krisis Listrik

  • 22 Apr 2026 09:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - PT PLN (Persero) memperkuat Langkah Mitigasi pada sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel) guna mengantisipasi potensi krisis pasokan energi akibat fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada tahun ini. Penguatan Langkah Mitigasi ini menjadi respons atas pengalaman krisis energi sebelumnya, sekaligus upaya menjaga keandalan listrik bagi masyarakat dan sektor industri.

Langkah tersebut diambil seiring krisis energi yang terjadi pada 2023. Saat itu, kondisi kemarau ekstrem berdampak signifikan terhadap pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah Sulbagsel. Penurunan debit air secara drastis menjadi pelajaran penting bagi PLN untuk menyusun Langkah Mitigasi yang lebih komprehensif dan berlapis.

Kemarau panjang kala itu memangkas kemampuan produksi PLTA hingga 75 persen. Dari total kapasitas terpasang sebesar 850 megawatt (MW), pasokan air yang terbatas hanya mampu menghasilkan sekitar 200 MW. Dampaknya, terjadi pemadaman bergilir di sejumlah wilayah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, yang memengaruhi aktivitas masyarakat dan dunia usaha.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar), Ahmad Amirul Syarif, mengatakan PLN telah menyiapkan berbagai Langkah Mitigasi untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan. Salah satu strategi yang disiapkan adalah rencana penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bekerja sama dengan BMKG, khususnya untuk menjaga ketersediaan air di PLTA.

Selain itu, PLN juga telah melakukan penjadwalan pemeliharaan pembangkit secara berkala agar seluruh unit dapat beroperasi optimal dalam menghadapi potensi El Nino. Langkah Mitigasi ini diperkuat dengan penambahan kapasitas pembangkit baru pasca 2023, yang kini mencapai total 300 megawatt dan tersebar di sistem kelistrikan Sulbagsel.

"Pasca tahun 2023 sudah ada penambahan kapasitas pembangkit tersebar di Sistem kelistrikan Sulbagsel dengan total daya 300 Mega Watt," kaya Ahmad Amirul Syarif dalam keterangannya, Selasa 21 April 2026.

Penguatan infrastruktur ini menjadi bagian penting dari Langkah Mitigasi jangka menengah PLN, guna memastikan pasokan listrik tetap stabil meskipun terjadi tekanan dari faktor cuaca ekstrem. Dengan kombinasi teknologi, perawatan sistem, dan penambahan daya, PLN berupaya meminimalkan risiko pemadaman seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam mendukung efisiensi energi. PLN mengajak masyarakat menggunakan listrik secara bijak, terutama selama musim kemarau yang rawan gangguan. Selain itu, peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat penggunaan listrik juga menjadi perhatian dalam rangkaian Langkah Mitigasi yang dilakukan.

PLN juga mengingatkan agar peralatan listrik yang tidak digunakan segera dicabut dari sumber daya guna menghindari korsleting. Kesadaran kolektif ini diharapkan dapat memperkuat Langkah Mitigasi yang telah disiapkan, sehingga sistem kelistrikan di Sulawesi tetap aman, andal, dan berkelanjutan sepanjang tahun.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....