UTBK-SNBT 2026 Unhas Berlangsung 16 Sesi Ujian hingga 28 April 2026
- 22 Apr 2026 08:44 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026, Selasa 21 April 2026. Hari pertama pelaksanaan ditandai dengan monitoring dan evaluasi (monev) oleh jajaran pimpinan universitas bersama tim monev nasional untuk memastikan kelancaran teknis serta keamanan ujian.
Kepala Pusat UTBK Unhas, Muhammad Ruslin, menjelaskan pelaksanaan UTBK di Unhas berlangsung selama 16 sesi pada 21–28 April 2026. Jumlah 16 sesi ini dibagi dalam dua sesi setiap hari, yakni sesi pagi dan siang, guna mengakomodasi ribuan peserta secara terstruktur dan efisien.
"Untuk kegiatan UTBK tahun 2026 ini, itu kita lakukan secara nasional dijadwalkan mulai hari ini sampai dengan tanggal 30 April 2026. Sedangkan untuk di Unhas, kita melakukannya mulai hari ini sesi pertama karena tiap hari ada dua sesi. Untuk sesi pertama pagi dan siangnya jam pukul 13.30 untuk sesi yang kedua," jelasnya.
UTBK di Unhas dilaksanakan di 15 lokasi yang tersebar di dua kampus utama, yakni 12 lokasi di Kampus Tamalanrea dan 3 lokasi di Kampus Gowa. Penyebaran lokasi ini dirancang untuk mendukung kelancaran pelaksanaan 16 sesi ujian, sekaligus meminimalkan potensi penumpukan peserta di satu titik.
Sebanyak 43 ruang ujian disiapkan untuk melayani 18.971 peserta. Tahun ini juga terjadi peningkatan minat calon mahasiswa. Tercatat 33.600 pendaftar memilih program studi di Unhas, naik dari 31.856 pendaftar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan tren positif kepercayaan publik terhadap Unhas, terutama dalam pelaksanaan UTBK yang terbagi dalam 16 sesi secara sistematis.
Secara nasional, panitia tetap memberikan kesempatan bagi peserta difabel untuk mengikuti ujian. Di Unhas, tercatat enam peserta difabel yang terdiri atas tiga tuna rungu, satu tuna wicara, dan dua tuna daksa, yang seluruhnya dijadwalkan mengikuti salah satu dari 16 sesi ujian dengan fasilitas yang telah disesuaikan.
"Namun di Unhas tidak terdapat peserta tuna netra yang mengikuti UTBK dan penempatan difabel tuna netra diatur dan ditentukan oleh pusat dari seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru. Untuk di Unhas, kita di peserta disabilitasnya ada 3 tuna rungu, 1 tuna wicara, dan 2 tuna daksa, dan semuanya nanti akan mengikuti ujian tes berbasis komputer yang dijadwalkan pada hari Rabu tanggal 22 April sesi pagi yang berlokasi di Fakultas Hukum," sebut Prof Ruslin.
Ia menegaskan seluruh peserta, termasuk difabel, dilarang membawa pendamping ke dalam ruang ujian. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga standar keamanan dan kesetaraan selama pelaksanaan 16 sesi UTBK berlangsung.
Terkait kesiapan pelaksanaan, Unhas telah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari survei web, koordinasi panitia, hingga pengecekan infrastruktur seperti listrik, air, CCTV, dan genset. Seluruh aspek ini dipastikan dalam kondisi optimal guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian 16 sesi ujian.
"Untuk persiapan UTBK-SNBT di tahun 2026 ini, atas perintah Bapak Rektor kita sudah melakukan beberapa persiapan, tahapan-tahapan persiapan mulai dari web survey, koordinasi awal panitia, pengecekan listrik, air, CCTV, genset, semua infrastruktur ini harus siap dan mudah-mudahan dalam penyelenggaraan dari tanggal 21 hari ini sampai tanggal 28 nanti tidak ada masalah teknis yang akan terjadi," jelasnya.
Dengan kesiapan matang serta dukungan infrastruktur yang memadai, pelaksanaan 16 sesi UTBK di Unhas diharapkan berjalan lancar dan mampu memberikan pengalaman ujian yang aman, tertib, serta profesional bagi seluruh peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....