Makassar-Finlandia Jajaki Kolaborasi Infrastruktur Cerdas dan Pendidikan

  • 16 Apr 2026 09:42 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Finlandia menjajaki peluang kerja sama di sejumlah sektor strategis, mulai dari infrastruktur cerdas, energi, pengelolaan air, hingga pengembangan pendidikan. Hal itu dibahas dalam pertemuan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti, dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Rabu, 15 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Pekka menyampaikan Finlandia memiliki skema kerja sama yang menawarkan dukungan teknologi cerdas sekaligus pembiayaan dengan melibatkan ekosistem perusahaan Finlandia di berbagai sektor.

“Pada dasarnya kami mencari peluang untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah atau bahkan perusahaan lokal dalam proyek-proyek infrastruktur cerdas,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar terbuka terhadap kerja sama yang menghadirkan solusi teknologi aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Namun, Munafri menjelaskan implementasi proyek besar di tingkat daerah tetap harus mengikuti regulasi pemerintah pusat, sehingga ruang kerja sama awal dapat dimulai melalui proyek berskala kecil.

“Di Indonesia, kita terikat dengan kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat. Daerah tidak bisa menyediakan atau membangun sendiri setiap proyek infrastruktur. Namun kita bisa memulai dari skala kecil,” katanya.

Ia pun menawarkan kerja sama awal di sektor pengelolaan air, termasuk proyek desalinasi dan teknologi pendukung lainnya. “Seperti pengolahan air mungkin bisa kami sediakan, ini bukan proyek besar, melainkan proyek kecil seperti desalinasi dan sebagainya,” ucapnya.

Selain itu, Munafri secara khusus menyoroti kebutuhan listrik di wilayah kepulauan Makassar. Menurutnya, sebagian pulau hanya menikmati layanan listrik sekitar enam jam per hari.

“Kami memiliki delapan pulau dan sebagian di antaranya hanya mendapatkan listrik sekitar enam jam per hari. Kami membutuhkan dukungan teknologi yang lebih baik,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Munafri juga mendorong kerja sama melalui proyek percontohan sistem pendidikan Finlandia di sekolah-sekolah Makassar, termasuk peningkatan kapasitas guru dan pertukaran pengalaman.

“Mungkin bisa menghadirkan satu sistem pendidikan, seperti proyek percontohan untuk sekolah di Makassar. Kita bisa membangunnya bersama-sama,” katanya.

Menutup pertemuan, Munafri mengundang Pekka Kaihilahti untuk menghadiri Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada Juni mendatang. Undangan tersebut disambut positif oleh Dubes Finlandia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....