Dosen Unismuh Kembangkan Ecoprint di Malaysia

  • 16 Apr 2026 09:05 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Universitas Muhammadiyah Makassar mengirim sebanyak 19 dosen dalam program kolaborasi internasional di Politeknik Besut Terengganu pada 14 hingga 18 April 2026. Kegiatan tersebut merupakan implementasi hibah penelitian kolaborasi internasional sekaligus upaya memperkuat jejaring akademik dan riset global.

Ketua delegasi, Dr. Wildhan Burhanuddin, mengatakan program ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kerja sama akademik lintas negara. “Program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat jejaring riset global serta membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas,” ujarnya. Rabu, 15 April 2026.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan itu adalah pengembangan ecoprint oleh dosen Unismuh Makassar, Irsan Kadir. Ecoprint diperkenalkan sebagai model pembelajaran seni berkelanjutan yang mengintegrasikan kreativitas seni dengan kepedulian terhadap lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan tinggi. Tim Unismuh Makassar dipimpin Irsan Kadir bersama Meisar Ashari dan berkolaborasi dengan dosen Politeknik Besut Terengganu, Noorhati Binti Abdul Kadir serta Mohd. Ehfan Bin Ibrahim.

Irsan berharap praktik ecoprint tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam sistem pendidikan tinggi. “Kami berharap praktik ecoprint dapat diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum pendidikan tinggi, tidak hanya sebatas pelatihan atau workshop, baik di Indonesia maupun di Malaysia,” kata Irsan Kadir.

Sementara itu, Mohd. Ehfan Bin Ibrahim menilai ecoprint memiliki prospek besar untuk dikembangkan di Terengganu. Menurutnya, metode tersebut sejalan dengan tradisi batik yang telah berkembang di daerah itu dan didukung lingkungan kampus yang kaya flora dengan kandungan zat tanin. “Ecoprint memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Terengganu karena secara praktik sejalan dengan proses berkarya batik serta didukung lingkungan kampus yang kaya flora,” ujarnya.

Kolaborasi ini menargetkan luaran berupa publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, sekaligus mendorong penguatan pembelajaran seni berbasis keberlanjutan di kawasan regional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....