Kapal KM Banawa Nusantara 27 Siap Beroperasi
- 15 Apr 2026 09:06 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Perhubungan Kota Makassar telah melakukan survei untuk rute Pete-Pete laut di pulau. Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muh Reza mengatakan penentuan rute ini dilakukan sebelum pete-pete laut beroperasi.
"Rutenya mulai Barrang Lompo ke Bonetambung, Lumu-Lumu, Lanjukang, turun ke Langkai dan kembali ke Barrang Lompo. Kalau Kodingareng tidak kita survei karena dia pulaunya lebih di luar. Nanti kita pikir kalau siapa tau ada tambahan kapal bisa nanti barrang Lompo ke Kodingareng,"kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muh Reza, Rabu 15 April 2026.
| Baca juga: Mahasiswa Perlu Merintis Karier sejak Kuliah |
Muh Reza mengestimasi berdasarkan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM), waktu operasional Pete-Pete laut ini sekali dalam sepekan. "Kecuali ada tambahan anggaran bisa ditambah jam operasionalnya, yang jelas satu kali sepekan dulu, ini masih sesuai estimasi anggaran,"jelasnya.

Pihaknya juga saat ini masih sementara menyusun jadwal operasional kapal jenis kayu tersebut. "Misalnya Hari Minggu atau hari lain karena kapal kami kan kapal kayu. Kapal kayu itu tidak sekencang kapal speedboat. Kecepatannya cuma 7 knot dan harus ombak rata, kalau ombaknya lebih tinggi mungkin kecepatannya bisa di bawah 7 knot,"ungkap Reza.
Di sisi lain, ia membeberkan hadirnya transportasi ini mendapat dukungan penuh dari warga pulau. Menurutnya warga pulau sangat membutuhkan kapal untuk kebutuhan sehari-hari terlebih Pete-Pete laut ini gratis atau tidak dipungut biaya. "Alhamdulillah kemarin kapal kami banyak mendapat dukungan dari masyarakat pulau karena mereka bilang kalau ada meninggal mereka harus patungan sewa kapal karena kalau mereka cuma punya jolloro (kapal kecil) yang muat cuma 1 atau 2 orang saja. Jadi meraka sangat berharap ini bisa terealisasi,"bebernya.
Di sisi lain, Muh Reza membeberkan yang menjadi kendala saat ini adalah dua pulau yang disurvei yakni Pulau Lumu-Lumu dan Lanjukang tidak memiliki dermaga untuk kapal sandar. "Cuma di Barrang Lompo, Langkai sama Bonetambung yang ada dermaganya, itupun di Langkai ini dermaganya sudah kurang representatif untuk kapal sandar karena kapal kita besar dan harus ada kedalaman tertentu kalau kapal mau sandar,"ungkapnya
Adapun kapasitas kapal ini muat 25 sampai 30 orang dengan jenis kapal kayu bernama KM Banawa Nusantara 27. Sebelumnya, layanan Pete-Pete laut adalah layanan yang bertujuan menghubungkan daratan dengan pulau-pulau utama, beroperasi gratis untuk warga.
Ditargetkan kapal ini bisa beroperasi pada Mei 2026 namun dilakukan sof lauching terlebih dulu dengan mengitari rute yang sudah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....