LDI Eksis Kembali dengan merangkul puluhan Muballigh Makassar

  • 13 Apr 2026 19:49 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Lembaga Dakwah Al-Ishlah (LDI) Pusat Kota Makassar menggelar kegiatan Halal bi Halal sabtu, 12 April 2026 dengan Tema , dengan tujuan lebih mempererat tali silaturahmi antar sesama Da’i atau Mubaligh yang bernaung di dalam organisasi ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Daerah Komunitas Pendakwah Keren (KPK) Zona Makassar Muhammad Irsyad Abdullah sekaligus ketua LDI yang baru terpilih pada pemilihan Ketua Lembaga Dakwah Al Ishlah, saat menggelar sesi wawancara dengan beberapa awak media di Rujab ketua DPRD Kota Makassar

Ust Irsyad akrabnya menjelaskan dengan silaturrahmi ini, para Mubaligh lebih mempererat lagi persatuan, sehingga amanah dakwah kedepannya bisa berjalan dengan baik dan tetap eksis. Ia menyebut Mubaligh yang bernaung di LDI berjumlah 48 orang yang juga mengikuti kegiatan tersebut.

"Kami ingin mengembalikan Kejayaan LDI kembali untuk eksis seperti dahulu. Melalui kegiatan Halal bi Halal ini maka, kami ingin para pendakwah di mesjid mesjid di kota makassar bisa menjadi bagian LDI yang menjadi Pilar persatuan, " Kata Irsyad.

Selain itu kegiatan ini juga membahas terkait tugas dan fungsi lembaga dakwah Al Ishlah dan bagaimana peran nya dalam menangani permasalahan yang ada.

Lembaga Dakwah Al Islah terus aktif menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada seluruh warga.Lembaga dakwah ini hadir di tengah tengah masyarakat sebagai salah satu solusi dan berbagai problem masyarakat.

Kehadiran lembaga ini diakui telah banyak berperan dalam mengedukasi masyarakat untuk senantiasa berbuat kebaikan.hal ini disampaikan pengurus sebelumnya ketua Lembaga Dakwah Al-Ishlah Pusat Makassar, KH.Abdullah Badru,S.Pdi pada momentum halal bi halal lembaga Dakwah Al- IshlaH.

Ia menekankan lembaga ini telah bersinergi dengan pemerintah sebagai jembatan antar dewan atau pengurus mesjid bersama pemerintah dalam menyelesaikan perdebatan maupun permasalahan keislaman Dikatakan selama ini 110 mesjid telah ditangani oleh lembaga dakwah Al Ishlah dan untuk tahun 2025 sudah menangani 50 permasalah mesjid.

"Sejak 1983 berdiri lembaga dakwah Al Ishlah , sudah banyak permasalah mesjid yang kami jembatani. Sebagai lembaga yang memediasi antara permasalahan di tengah masyarakat yang sekaitan keislaman, " Pungkas KH. Abdullah Badru.

KH.Abdullah Badru juga mengemukakan, Al-Ishlah merupakan lembaga dakwah Islam yang berorientasi pada masalah ummat dan keumatan. Menyangkut misi lembaga Al-Ishlah KH.Abdullah Badru telah mengadakan santunan, bakti sosial bersama ummat, mendirikan pesantren,rumah Qur’an, Diniyah, serta mengadakan kajian kitab kitab para ulama.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....