BNNP Sulsel: 90 Persen Peserta Rehabilitasi Berhasil Pulih

  • 09 Apr 2026 17:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan mencatat tingkat keberhasilan program rehabilitasi narkoba mencapai lebih dari sembilan puluh persen pada tahun 2025. Angka ini jauh lebih baik dibanding pengguna yang menjalani hukuman penjara.

Koordinator Bidang Rehabilitasi BNNP Sulawesi Selatan, Sudarianto, menjelaskan bahwa pengguna narkoba yang dipenjara justru berisiko meningkat statusnya menjadi pengedar karena bertemu jaringan di dalam lapas. "pengguna yang masuk penjara bisa naik kelas karena berada satu ruangan dengan pengedar, berbeda dengan yang langsung mengikuti program rehabilitasi di puskesmas, rumah sakit, atau BNN." Jelas Sudarianto.

Program rehabilitasi BNNP mencakup dua jalur penanganan, yakni rawat jalan dan rawat inap. Rawat jalan diberikan bagi pengguna kategori coba-coba atau situasional dengan intervensi sekali seminggu sebanyak delapan kali.

Rawat inap diperuntukkan bagi pengguna yang sudah kecanduan dengan durasi tiga hingga sembilan bulan. Ia menambahkan, layanan rehabilitasi keliling atau reling juga tersedia untuk memudahkan akses masyarakat yang tidak bisa datang ke kantor BNN.

"mobil rehabilitasi keliling akan mendatangi lokasi yang sudah disepakati, misalnya di depan SPBU atau di pojok informasi RRI, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kantor BNN." Jelasnya dalam dialog tersebut.

Pascarehabilitasi, peserta juga mendapat pelatihan keterampilan melalui kemitraan dengan Balai Latihan Kerja, Telkom Indonesia, Pelindo, hingga Dinas Pendidikan. BNNP Sulawesi Selatan bahkan membantu mantan pengguna yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....