Armada Minim, Ratusan Ton Sampah di Makassar Tak Terangkut

  • 06 Apr 2026 13:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Sebanyak 240 ton sampah per hari di Makassar tidak terangkut lantaran kapasitas angkut hanya mencapai 67 persen dari total 800 ton per hari sampah yang dihasilkan. "Artinya lebih dari 30 persen sampah ini tidak terangkut atau sekitar 240 ton yang masih ada tinggal di wilayah kita,"kata Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Senin 6 April 2026.

Dikatakan saat ini untuk mengangkut seluruh sampah warga Makassar, Pemerintah Kota Makassar masih terkendala di kendaraan atau armada pengangkut sampah yang kurang. "Tahun ini mudah-mudahan kita bisa mengganggarkan untuk kendaraan angkut sampah ini karena memang ini menjadi penting," ungkap Appi sapaan akrabnya.

Olehnya itu, untuk saat ini ia meminta agar camat dan lurah mengatur atau membuat alur baru sistem pengangkutan sampah. "Jadi dibuat sebuah diagram proses pengangkutan sampah yang harus dimaksimalkan agar tidak ada sampah yang menumpuk,"ucap Appi.

Menurutnya pengaturan alur pengambilan atau pengangkutan sampah penting lantaran banyak sampah yang kerap tertumpuk di pinggir jalan dan trotoar namun belum diangkut oleh mobil maupun motor sampah. "Jadi harus dipastikan waktu pembuangan sampah harus bertepatan dengan pengangkutan sampah. Kalau dibuang sampahnya jam 12.00 yah jangan diangkut jam 17.00, pasti dia tertumpuk,"ungkap Munafri.

Di sisi lain, ia meminta agar camat dan lurah tetap memperhatikan dan menghitung pembayaran sampah komersil di wilayah masing-masing. "Pastikan proses penghitungannya. Kedua harus berhubungan dengan proses pendapatan. Nanti dilist wilayah yang ada khususnya di wilayah komersil harus berjalan pembayarannya," beber Appi.

"Kita bukan mau mengambil uang dari mereka tapi ini bentuk pertanggungjawabannya. masa kau buang sampah, kita yang mau tanggung sampah mu,"tegasnya.

Ditambahkan penghitungan pembayaran sampah komersil juga penting agar warga Makassar yang mendapat subsidi pembayaran sampah bisa tepat sasaran. "Ini juga saya mau minta data riil warga yang dapat subsidi tidak membayar sampah,"tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....