Derivasi dalam Bahasa Indonesia: Proses Pembentukan Kata yang Memperkaya Makna

  • 03 Apr 2026 18:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar- Bahasa Indonesia memiliki kekayaan sistem morfologi yang memungkinkan terbentuknya berbagai kata baru dengan makna yang beragam. Salah satu proses penting dalam pembentukan kata tersebut adalah derivasi. Derivasi merupakan proses morfologis yang menghasilkan leksem baru dengan makna leksikal yang berbeda dari kata dasarnya.

Dalam obrolan Pembinaan Bahasa Indonesia di Pro 4 RRI Makassar, pada hari Kamis, 2 April 2026, Arman, S.S., M.Hum dari balai bahasa Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan secara umum, derivasi tidak hanya mengubah bentuk kata, tetapi juga dapat mengubah kelas kata. Misalnya, kata kerja (verba) dapat berubah menjadi kata benda (nomina), atau sebaliknya. Proses ini umumnya dilakukan melalui penambahan afiks atau imbuhan yang disebut sebagai afiksasi derivasional.

Menurut Arman, S.S., M.Hum, derivasi memiliki peran penting dalam memperkaya kosakata Bahasa Indonesia. “Melalui proses derivasi, sebuah kata dasar dapat berkembang menjadi berbagai bentuk baru yang memiliki makna berbeda, sehingga memungkinkan penutur bahasa untuk mengekspresikan gagasan dengan lebih variatif dan tepat,” ujarnya.

Sebagai contoh, kata dasar ajar dapat mengalami proses derivasi menjadi pengajar (nomina) dan mengajar (verba). Perubahan ini menunjukkan bagaimana satu kata dasar dapat menghasilkan leksem baru dengan fungsi dan makna yang berbeda.

Selain itu, derivasi juga membantu dalam pembentukan istilah-istilah baru, terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya. Dengan adanya proses ini, Bahasa Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua proses afiksasi termasuk dalam derivasi. Derivasi berbeda dengan infleksi. Jika derivasi menghasilkan kata baru dengan makna berbeda, maka infleksi hanya menyesuaikan bentuk kata tanpa mengubah makna dasarnya secara signifikan.

Dengan demikian, derivasi menjadi salah satu aspek penting dalam kajian linguistik, khususnya dalam memahami bagaimana suatu bahasa berkembang dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap proses ini tidak hanya bermanfaat bagi akademisi, tetapi juga bagi pelajar dan masyarakat umum dalam meningkatkan kemampuan berbahasa secara efektif dan komunikatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....