Keledai Bileam, Teguran Bagi Manusia
- 27 Mar 2026 17:20 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kisah keledai Bileam menjadi pengingat kuat tentang cara Tuhan menegur manusia. Cerita ini diambil dari Kitab Bilangan 22 ayat 21 hingga 34.
Melalui peristiwa tersebut, manusia diajak memahami bahwa Tuhan dapat memakai apa saja. Bahkan seekor hewan pun bisa menjadi alat teguran ilahi.
Dalam kisah itu, Bileam tidak menyadari bahaya di hadapannya. Keledainya justru melihat malaikat Tuhan dan berusaha menyelamatkannya.
Namun, ketidakpekaan membuat Bileam justru memukul keledainya. Tindakan itu menggambarkan sikap manusia yang sering tidak peka terhadap peringatan Tuhan.
Pendeta Sebastianus Baas saat menjadi narasumber program Santapan Rohani, kamis 26 Maret 2026 menjelaskan bahwa kepekaan rohani sangat penting dalam kehidupan. Tanpa kepekaan, manusia bisa salah mengambil keputusan.
“Kadang-kadang manusia tidak peka, padahal Tuhan sudah memberi tanda melalui berbagai cara,” ujarnya. “Bahkan melalui hal sederhana yang sering kita abaikan.”
Ia menekankan bahwa kerendahan hati menjadi kunci memahami kehendak Tuhan. Kesombongan justru membuat manusia tertutup terhadap kebenaran.
Kisah ini juga mengajarkan pentingnya menghargai ciptaan Tuhan. Tidak hanya manusia, tetapi juga hewan dan alam sekitar.
Pada akhirnya, pesan utama dari kisah ini adalah kesadaran diri. Manusia harus mau belajar, mendengar, dan merendahkan hati di hadapan Tuhan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....