Pemerataan Guru di Sulsel Ditargetkan sebelum Tahun Ajaran Baru
- 26 Mar 2026 07:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, menargetkan pemerataan guru di sejumlah daerah, termasuk juga daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), yang ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru. Saat ini telah dilakukan pemetaan terhadap kebutuhan guru-guru di sekolah, termasuk menyelesaikan masalah sekolah yang terletak di daerah terpencil.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin. Menurutnya, pihaknya telah melakukan diskusi bersama dengan semua pihak, serta pemetaan terhadap kebutuhan dimana nantinya yang akan terdistribusi ke daerah adalah mereka yang juga masuk dalam PPPK . “Sementara kami diskusikan bersama, dan sekatang sekarang membuat pemetaan pendistribusian ulang guru-guru untuk memetakan kebutuhan sekolah, termasuk nanti PPPK mau didistribusi ulang ini, karena ada beberapa pertimbangan sehingga memang ini perlu dilakukan, salah satunya masalah penempatan mengajar,” sebut Iqbal Rabu 25 Maret 2026.
Diakui Iqbal Najamuddin, banyak penempatan para guru yang masuk dalam PPPK kembali ke sekolah asalnya, seperti ada yang berasal dari Toraja, mengajar di daerah misalnya Kabupaten Jeneponto. “Itulah yang kami sekarang mau distribusi ulang, dan sudah kami masukkan ke BKD. Kami usahakan sebelum tahun ajaran baru. Karena kan sebelum tahun ajaran baru mereka Menyusun,” ungkapnya.
Terkait kondisi sekolah di daerah terpencil yang minim siswa sehingga berdampak pada guru, Ia menyatakan jika ini menjadi salah satu perhatian dari pemerintah. Nantinya semua akan dikelompokkan dengan sekolah terdekat,namun tentunya untuk memudahkan agar jarak ini tidak menjadi kendala maka akan dibuatkan sekolah jarak jauh.
“Kami akan data sekolah induk nanti yang terdekat dari sekolah itu,artinya ada model-model mekanisme yang dilakukan untuk mengantisipasi , karena banyak juga guru yang memang jarang ada yang mau mengajar di tempat-tempat yang jauh, makanya mekanisme-mekanisme itu yang nanti kami akukan ke depan, agar semua kekurangan yang masuk pada wilayah tersebit bisa terselesaikan,”ungkapnya.
Iqbal Najamuddin menyebutkan untuk sekolah yang masuk dalam 3T ini seperti yang berada di Luwu Utara daerah Seko,kemudian Pangkajene dan Kepulauan, Kepulauan Selayar, “Ada juga yang masuk dalam dataran tinggi inilah yang masuk dalam wilayah 3T, seperti di Bone dan Pangkep,”ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....