Tradisi Ziarah Kubur usai Salat Id di Desa Ongkoe
- 22 Mar 2026 07:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Wajo – Suasana haru dan khidmat menyelimuti kawasan Pekuburan Loka Batue di Desa Ongkoe, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, pada Minggu 21 Maret 2026. Sehari setelah merayakan Idulfitri 1447 Hijriah, lokasi pemakaman ini tampak dipadati oleh ratusan warga yang datang untuk melakukan tradisi ziarah kubur.
Berdasarkan pantauan langsung tim RRI.co.id di lapangan, sejak pagi hari atau sesaat setelah pelaksanaan salat Id, masyarakat dari berbagai penjuru mulai berdatangan ke area pekuburan. Para peziarah terlihat membawa perlengkapan doa, seperti air bunga dan buku yasin, untuk mendoakan anggota keluarga yang telah mendahului mereka.
Tradisi ziarah kubur di hari pertama Idulfitri ini seolah telah menjadi agenda wajib bagi masyarakat Desa Ongkoe dan sekitarnya. Tidak hanya warga lokal, banyak pula perantau yang sengaja menyempatkan waktu untuk pulang kampung demi menyambung silaturahmi dengan keluarga yang telah berpulang.
Fadilah, salah seorang peziarah yang menempuh perjalanan jauh dari Kabupaten Takalar, mengaku tidak pernah melewatkan momen ini setiap tahunnya. Baginya, mengunjungi pusara ibundanya di Loka Batue bukan sekadar ritual, melainkan bentuk bakti dan penghormatan terakhir.
"Tradisi ziarah kubur ini sudah turun-temurun diajarkan oleh ibu saya sejak beliau masih hidup. Dulu, saat beliau masih ada, kami selalu diajak ke sini. Sekarang, giliran saya yang datang menziarahi beliau," ungkap Fadilah dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Fadilah, momen Idulfitri terasa kurang lengkap jika belum mengunjungi tempat peristirahatan terakhir orang tua. Ia pun bersyukur dapat kembali ke kampung halaman untuk menunaikan tradisi tersebut di tengah suasana lebaran.
Pemandangan serupa juga terlihat di hampir seluruh sudut area Loka Batue, di mana keluarga-keluarga duduk bersimpuh di samping makam, melantunkan doa bersama, dan membersihkan area sekitar pusara. Kegiatan ini menjadi potret kentalnya nilai religius dan kekeluargaan yang masih terjaga kuat di Desa Ongkoe, Kecamatan Belawa.
Hingga siang hari, arus lalu lintas di sekitar area pekuburan tampak padat namun tetap terkendali. Tradisi ini menjadi pengingat bagi setiap orang untuk selalu mengenang jasa orang tua dan leluhur, sekaligus menjadi refleksi diri di hari kemenangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....