Ramadan Penuh Berkah, Pemkot Makassar Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
- 10 Mar 2026 07:35 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di halaman Masjid Al-Markaz Al Islami, Senin 9 Maret 2026, saat Pemerintah Kota Makassar menggelar kegiatan Sehari Bersama Anak Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta peringatan Nuzulul Qur'an. Kegiatan yang berlangsung di masjid terbesar di Kota Makassar itu menjadi momentum bagi pemerintah kota untuk mempererat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan salat tarawih berjamaah.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar menyerahkan infak dan santunan kepada anak-anak panti asuhan serta masyarakat dhuafa sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam menghadirkan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak yatim, penghuni panti asuhan, serta kaum dhuafa.
“Karena itu, nilai berbagi dan kebersamaan harus terus dijaga, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujar Munafri.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dua hubungan utama dalam kehidupan manusia, yakni hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia) dan hablum minallah (hubungan dengan Allah SWT). “Ini adalah sebuah kegiatan yang memberikan dua hubungan yang kita laksanakan, yaitu hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan pencipta. Hablum minannas dan hablum minallah yang kita bangun bersama,” kata Munafri.
Menurutnya, kehadiran Pemerintah Kota Makassar bersama seluruh perangkat daerah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak panti asuhan di Kota Makassar. “Hari ini Pemerintah Kota Makassar hadir bersama-sama di tengah anak-anak kita, keluarga besar panti asuhan yang ada di Kota Makassar, untuk saling berbagi, saling memberikan perhatian, membangun empati, menguatkan ukhuwah, dan yang lebih penting membangun silaturahmi,” tuturnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 76 panti asuhan se-Kota Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 152 pembina atau pengurus panti serta 2.829 anak panti asuhan atau anak yatim. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang hadir mencapai 3.152 orang termasuk para pendamping.
Munafri menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan latar belakang keluarga, termasuk anak-anak yang tumbuh dan dibesarkan di lingkungan panti asuhan. “Anak-anak panti hari ini tidak boleh menjadi anak-anak yang terabaikan oleh pemerintah. Mereka juga punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, penghidupan yang layak, dan perhatian yang penuh dari pemerintah,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak panti asuhan agar memperoleh pendidikan yang berkualitas serta kesempatan yang sama dalam meraih masa depan. “Biarkan anak-anak panti ini juga punya cita-cita yang tinggi dan harapan besar untuk ikut melaksanakan pembangunan yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.
Munafri berharap dari anak-anak panti yang hadir dalam kegiatan tersebut kelak akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. “Suatu saat nanti dari anak-anak yang hadir di sini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, baik di Kota Makassar maupun di Indonesia,” lanjutnya.
Ia juga berharap momentum peringatan Nuzulul Qur’an dapat melahirkan generasi Qurani yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai pengingat untuk memperkuat keimanan serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat memperkuat persatuan masyarakat Kota Makassar serta mendorong terciptanya kota yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial, berlangsung Masjid Al-Markaz Al Islami, Senin 9 Maret 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....