Pemkot Makassar Gandeng Putera Sampoerna Foundation Tingkatkan Kompetensi Guru
- 10 Mar 2026 07:16 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation untuk memperkuat kompetensi guru melalui program pelatihan yang lebih terarah dan terukur. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima jajaran Putera Sampoerna Foundation di Balai Kota Makassar, Senin 9 Maret 2026.
Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menyampaikan rencana kerja sama dalam mendukung penguatan sistem pendidikan di Kota Makassar, khususnya pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Elan menjelaskan pihaknya telah melakukan pemetaan awal terhadap sejumlah SD dan SMP di Makassar.
Dari hasil pemetaan tersebut, ditemukan bahwa sebagian guru masih berada pada tahap penguasaan teori dan belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan metode pembelajaran secara efektif di kelas. “Kami melihat sebagian guru sebenarnya sudah sering mengikuti pelatihan. Namun mereka masih belum mengetahui bagaimana menerapkan metode tersebut secara langsung di kelas,” ujar Elan.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi guru di setiap sekolah juga berbeda-beda, baik dari sisi karakter siswa maupun lingkungan belajar. Karena itu, program peningkatan kapasitas guru perlu dirancang lebih spesifik dan berfokus pada tahap implementasi.
Sebagai tahap awal, Putera Sampoerna Foundation menawarkan program intervensi selama satu tahun yang menyasar sekitar 50 guru dari lima SD dan lima SMP. Program tersebut bertujuan meningkatkan praktik mengajar di kelas sehingga berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru. “Sebelum kita bicara masalah infrastruktur, kita bicara bagaimana pedagogi terapan guru. Karena tidak mungkin anak-anak bisa pintar kalau gurunya tidak memiliki kompetensi yang baik,” kata Munafri.
Ia menekankan bahwa pemerintah kota saat ini berupaya mencari cara untuk meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga dengan sistem pengukuran yang jelas terhadap perkembangan kompetensi guru.
Menurut Munafri, selama ini banyak pelatihan yang diikuti guru, namun belum ada alat ukur yang mampu menunjukkan sejauh mana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. “Kita butuh tools untuk mengukur progres guru. Selama ini mereka ikut pelatihan, tapi setelah itu kita tidak tahu hasilnya seperti apa. Ini yang harus kita bangun bersama,” jelasnya.
Munafri juga menegaskan pentingnya memastikan profesi guru dijalani dengan penuh dedikasi. Ia berharap para guru di Makassar memiliki kebanggaan terhadap profesinya sebagai pendidik generasi bangsa. “Guru di Makassar harus sadar punya peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Makassar dan Putera Sampoerna Foundation sepakat melanjutkan pembahasan teknis setelah Idulfitri. Pertemuan selanjutnya akan dikemas dalam workshop selama dua hari untuk merumuskan konsep pengembangan guru yang lebih terstruktur, termasuk penyusunan roadmap peningkatan kompetensi guru dalam beberapa tahun ke depan.
Munafri berharap kerja sama tersebut dapat menghasilkan model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan, sehingga kualitas pendidikan di Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....