Buka Puasa Bersama Polrestabes,Munafri Atensi Penanganan Tembak-tembakan Mainan
- 09 Mar 2026 07:06 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Polrestabes Makassar di Aula Mappaodang, Minggu malam 7 Maret 2026. Kegiatan yang dihadiri keluarga besar Polrestabes Makassar dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar itu dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran sekaligus syukuran hari lahir ke-50 Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan ucapan selamat kepada Arya Perdana yang merayakan hari lahirnya di bulan suci Ramadan. Ia berharap Kapolrestabes Makassar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan kota.
"Ini hari yang sangat luar biasa bagi Kapolrestabes Makassar karena bertepatan dengan hari lahir beliau yang ke-50 di bulan Ramadan. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas,” kata Munafri.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Makassar. Menurutnya, menjaga keamanan kota metropolitan seperti Makassar membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Kota Makassar. Bertugas di Makassar bisa dikatakan tidak mudah, namun dengan kerja sama yang baik kita bisa menjadikan kota ini tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyoroti fenomena yang belakangan muncul di kalangan remaja di Makassar, yakni bermain menggunakan senjata mainan sambil berkendara di jalanan. Aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “omega” dengan peluru plastik hingga jeli diketahui marak terjadi selama bulan Ramadan dan dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurut Munafri, aktivitas tersebut seharusnya dilakukan di tempat yang semestinya dan bukan di ruang publik seperti jalan raya yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Ia menegaskan perlunya langkah penanganan melalui pendekatan pencegahan dan pembinaan yang melibatkan aparat keamanan, pemerintah, serta peran keluarga agar perilaku tersebut tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan masyarakat.
“Fenomena ini harus segera diselesaikan karena sudah mulai meresahkan dan berpotensi merugikan masyarakat,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1408/Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, Ketua Pengadilan Kota Makassar Dr I Wayan Gede Rumega, para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar, para Kapolsek jajaran Polrestabes Makassar, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Munafri, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Makassar Emma Arya Perdana, serta jajaran pengurus Bhayangkari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....