Polimarim AMI Kirim Sembilan Dosen Lanjutkan Studi Magister Teknik Mesin
- 06 Mar 2026 09:09 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim), Dr Ir Amrin SE ST MM MAP CRP CIQA, menunjukkan komitmen serius meningkatkan kualitas sumber daya manusia kampusnya. Ia menggandeng Program Studi S2 Teknik Mesin Program Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus dan mengirim sembilan dosen untuk melanjutkan studi magister.
Kerja sama itu menjadi langkah strategis Polimarim dalam memperkuat kompetensi akademik tenaga pengajar. Amrin menegaskan, kualitas SDM tidak bisa ditawar.
“Kualitas SDM merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar bagi saya dan Polimarim. Begitu UKI Paulus Makassar membuka S2 Teknik Mesin, saya kirim dosen untuk kuliah,” ujar Amrin usai menjalani sidang ujian tesis S2 Teknik Mesin, Kamis, 5 Maret 2026.
Tak hanya mengirim dosen, Amrin juga memberi contoh langsung. Ia tercatat sebagai mahasiswa dalam kelas kerja sama tersebut, bersama Wakil Direktur IV Polimarim.
“Sebagai penyemangat untuk kelas kerja sama ini, saya juga ikut sebagai mahasiswa bersama Wadir 4,” kata Amrin.
Program kolaborasi ini diapresiasi Direktur Pascasarjana UKI Paulus Makassar, Prof Dr Ir Yoel Pasae ST MT. Ia menilai kerja sama tersebut bukan sekadar formalitas antar-institusi, melainkan model konkret peningkatan kapasitas dosen.
“Ini salah satu program kerja sama dua institusi untuk peningkatan SDM, khususnya dosen. Program ini bisa menjadi contoh bagi lembaga lain. Polimarim tidak hanya menyarankan dosennya kuliah, tetapi juga turut menyediakan pembiayaan,” ujar Prof. Yoel.
Menurut Prof Yoel keterlibatan langsung Direktur Polimarim menjadi pesan kuat bagi sivitas akademika. “Beliau sosok leading by example. Memimpin dosen lain untuk lanjut studi, dan bisa selesai tepat waktu hanya tiga semester. Itu luar biasa,” kata Guru Besar Teknik Mesin ini.
Prof. Yoel mengaku semula terkejut ketika sejumlah dosen Polimarim berminat melanjutkan studi di UKI Paulus. Situasi itu kemudian berkembang menjadi kelas kerja sama resmi antar-institusi.
“Awalnya ada SDM Polimarim yang mau ikut kuliah. Saya sangat surprise. Lalu Pak Direktur menawarkan kelas kerja sama. Dan hari ini hasilnya, studi bisa tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga menyebut Amrin sebagai figur pembelajar sepanjang hayat. “Beliau ini contoh lifelong learner. Tidak mengenal umur dan waktu. Bahkan ini gelar kesembilan beliau. Ini bisa menjadi teladan bagi yang muda-muda agar terus sekolah dan belajar,” kata Yoel.
Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap kerja sama tidak berhenti pada program magister, tetapi berkembang ke penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....