Munafri Arifuddin Dampingi Menteri Perdagangan Sidak Harga di Pasar Terong

  • 05 Mar 2026 08:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, termasuk di Kota Makassar. Dalam rangka pengendalian inflasi dan pengawasan pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga di Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Rabu 4 Maret 2026.

Pasar Terong dipilih karena merupakan salah satu pasar tradisional terbesar dan menjadi barometer pergerakan harga pangan di Kota Makassar. Selain pasar tradisional, rombongan juga memantau harga dan program belanja Ramadan di ritel modern lokal Baji Pamai Supermarket di Jalan Ranggong, Kecamatan Ujung Pandang.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Perdagangan bersama Gubernur Sulawesi Selatan dan jajaran Pemerintah Kota Makassar turun langsung berdialog dengan pedagang dan pembeli. Sejumlah komoditas strategis yang dipantau antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, telur, cabai, dan bawang.

Munafri menyampaikan, pemantauan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri dilakukan bersama pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan stabilitas harga tetap terkendali. “Hari ini, kami bersama Bapak Menteri Perdagangan dan Bapak Gubernur mengontrol harga-harga kebutuhan menjelang Idulfitri. Memang kita lihat ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi semuanya masih dalam batas kendali,” ujarnya.

Ia menegaskan, secara umum harga pangan di pasar tradisional Kota Makassar masih berada di bawah ketentuan HET yang telah ditetapkan pemerintah. “Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga harga pangan di Kota Makassar ini,” tambahnya.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang puncak Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026 pada akhir Maret. Pemerintah juga ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun gangguan distribusi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga kebutuhan pokok di Makassar relatif stabil. “Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal dan pasar dalam kondisi ramai oleh pengunjung,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kota terus bersinergi untuk memastikan distribusi dan pasokan bahan pokok berjalan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga cabai rawit berada pada kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Bawang merah relatif stabil di angka Rp40 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih sekitar Rp35 ribu per kilogram. Harga telur ayam berkisar Rp57 ribu hingga Rp60 ribu per rak. Daging ayam dijual pada rentang Rp35 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.

Untuk komoditas gula pasir, harga terpantau stabil di angka Rp16.500 per kilogram. Minyak goreng merek Minyakita juga masih dijual sesuai ketentuan HET, yakni Rp15.600 per liter. Pemantauan ini menjadi bagian dari komitmen sinergi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, sehingga warga dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....