Wali Kota Makassar Imbau Warga Lapor RT/RW sebelum Mudik

  • 02 Mar 2026 21:10 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengimbau agar masyarakat yang akan mudik pada libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk tetap berkomunikasi dengan RT RW setempat. "Tentu supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Jadi sampaikan ke RT RW nya kalau mau mudik," kata Munafri, Senin, 2 Maret 2026.

Ia mencontohkan, misalnya terjadi kebakaran atau kosongnya rumah bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang memiliki niat jahat. "Kita tidak minta-minta tapi kalau tiba-tiba kebakaran atau ada pencuri masuk karena tau rumah kita kosong, "ungkap Munafri.

Menurut Munafri, inilah salah satu momen yang membutuhkan peran RT RW dalam meningkatkan keamanan lingkungan saat banyak warga yang mudik. "Jadi RT RW catat siapa saja warganya yang mudik dan masyarakat juga yang mau mudik harus lapor," bebernya.

Ia juga meminta agar aparat keamanan di wilayah masing-masing bisa tetap siaga dan memastikan keamanan tetap terjaga selama masa mudik lebaran. Sebelumnya tradisi mudik selalu menjadi momen yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga dan merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. Di Kota Makassar sejumlah perusahaan menghadirkan program Mudik Gratis 2026 muali dari PLN dan Pelindo.k

Ketua RT 004/RW 001 Kelurahan Kassi Kassi, Kecamatan Rappocini, Nur Rachmat mengatakan adanya imbauan tersebut akan sangat membantu para RT RW di Makassar dalam hal pendataan warga yang mudik. "Tentu kami mendukung arahan pak wali kota agar hendak mudik melapor ke RT RW sebagai langkah preventif yang sangat baik untuk menjaga lingkungan,"kata Nursaidah Rachmat.

Dengan laporan tersebut, lanjut Rachmat, pendataan terhadap rumah warga yang kosong bisa dimaksimalkan. "Kalau kita sudah tau rumah tesebut kosong maka pengawasan bisa diperketat. Ini tentu bagian dari sinergi baik antara masyarakat dengan pemerintah sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib,"ujarnya.

Ditambahkan sejumlah upaya akan dilakukan seperti mengoptimalkan siskamling dan berkoordinasi dengan ketua RW, Linmas dan Babinsa serta jadwal posko keamanan diperketat khususnya di titik-titik rumah kosong. "Untuk warga yang tidak mudik diimbau untuk ikut peduli dan melapor jika melihat ha-hal yang mencurigakan. Kami juga aktif melakukan koordinasi dengan warga lewat WhatsApp,"imbau Mamat, sapaan akrabnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....