Toraja Gabung Luwu Raya, Tokoh Masyarakat Paparkan Keuntungannya
- 25 Feb 2026 20:09 WIB
- Makassar
IinRRI.CO.ID, Torut: Perjuangan pembentukan daerah otonomi baru provinsi Luwu Raya hingga saat ini masih terganjal moratorium DOB dan persyaratan jumlah daerah kabupaten Kota yang masih belum mencukupi. Untuk mempercepat persyaratan pembentukan provinsi, opsi menggandeng dua wilayah Toraja mengemuka.
Terkait keuntungan bergabungnya Toraja bersama Luwu Raya, tokoh masyarakat Toraja Pdt Musa Salusu di Rantepao Torut Selasa sore 24 Februari 2026 memaparkan keuntungan politik. Menurutnya Toraja Utara dan Tanah Toraja secara geografis memiliki jarak yang sangat dekat dengan Luwu jika dibandingkan dengan Makassar ibu Kota Sulawesi Selatan.
"Kajian kami menunjukkan bahwa dengan demikian jarak dari kabupaten ke pusat ibukota seperti Palopo itu menjadi sangat dekat. Itu akan memperbaiki atau mendorong terciptanya komunikasi yang lebih efektif. Di samping itu juga, pariwisata ditunjang dengan bandara di Luwu itu akan ditingkatkan." Terang Pdt Musa.
Pdt Musa memaparkan Toraja Utara dan Tanah Toraja mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan asli daerah PAD. Kedatangan wisatawan dalam dan luar negeri ke Toraja dapat melalui Palopo yang memiliki jarak lebih dekat
"kedatangan wisatawan dalam negeri maupun luar negeri akan lebih banyak kalau lewat Palopo yang lebih dekat, ini akan berdampak pada pendapatan di Luwu dan Toraja. Karena wisatawan itu pada umumnya malas untuk atau kurang berminat untuk mengadakan perjalanan naik bus dari Makassar ke Toraja yang menempuh jarak 8 sampai 9 jam." Pungkasnya.
Disamping sektor Pariwisata lanjut mantan ketua BPS Gereja Toraja ini juga optimis keberadaan dua Toraja dan Luwu menjadi satu provinsi akan saling mendukung berdasarkan potensi masing masing. Pertumbuhan pembangunan akan lebih merata dengan enam daerah kabupaten Kota.
"Di samping itu juga, ya faktor-faktor ekonomi yang lain tentu akan mendorong bertumbuhnya pembangunan baik di Toraja maupun di Luwu. Karena dengan demikian kue yang dibagi oleh 24 kabupaten/kota, tinggal 6 walaupun kuenya menjadi kecil sedikit tetapi dibagi 6 kabupaten itu akan porsinya lebih bagus kalau itu bergabung atau bersama-sama."tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....