SAR Gabungan Evakuasi Korban Banjir Makassar-Maros
- 25 Feb 2026 14:04 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Makassar - Tim SAR gabungan melaksanakan operasi evakuasi di sejumlah titik permukiman warga yang terdampak banjir di Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Rabu, 25 Februari 2026. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan beberapa kawasan terendam dengan ketinggian air bervariasi. Fokus utama operasi berada di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, tepatnya di Blok 10 dan Blok 8. Di dua titik ini, genangan air cukup tinggi sehingga menyulitkan aktivitas warga.
Petugas mengevakuasi sejumlah warga, termasuk lansia dan kelompok rentan lainnya yang membutuhkan bantuan segera untuk keluar dari lokasi terdampak. Selain di Manggala, evakuasi juga dilakukan di Perumahan BTN Kodam III, Kelurahan Katimbang, yang terbagi dalam tiga titik banjir. Tim menyisir setiap lokasi guna memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pendataan dan pertolongan.
Operasi SAR turut diperluas ke wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros, yang juga terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Secara keseluruhan, terdapat tiga wilayah utama dengan total enam titik banjir yang menjadi fokus penanganan tim SAR gabungan pada hari ini.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., mengatakan seluruh personel dan peralatan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi. “Kami telah membagi tim ke dalam beberapa sektor agar penanganan bisa lebih cepat dan efektif. Fokus utama kami adalah mengevakuasi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil,” ujar Muhammad Arif.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya guna memastikan keselamatan warga terdampak. Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan beberapa titik mengalami dampak banjir cukup parah pada tahun ini.
“Ada beberapa lokasi yang memang terdampak cukup parah. Kami juga terus melakukan pendekatan kepada masyarakat karena masih ada warga yang memilih bertahan di rumah dan belum ingin dievakuasi,” jelas Andi Sultan. Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pemantauan dan evakuasi secara bertahap, sembari mengedepankan keselamatan personel dan warga di seluruh titik operasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....