PHI Gandeng YPI Mega Rezky Kembangkan Talenta Hospitality
- 20 Feb 2026 20:44 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kolaborasi antara Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) dan Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky (YPI Mega Rezky) tidak sekadar dimaknai sebagai penandatanganan kerja sama kelembagaan, melainkan sebagai langkah strategis dalam membangun fondasi pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan, khususnya di sektor kreatif dan hospitality yang terus berkembang dinamis.
Sinergi ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa lahirnya SDM unggul membutuhkan pertemuan yang selaras antara kekuatan akademik dan pengalaman praktis di dunia industri.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Executive Lounge Hotel Claro Makassar, Jumat, 20 Februari 2026, menjadi momentum penting dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguatan teori, tetapi juga berbasis pengalaman nyata yang relevan dengan dinamika dan kebutuhan industri modern.
Ketua YPI Mega Rezky, Moch Noer Alim Qalby, menegaskan bahwa pembangunan SDM unggul memerlukan pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan, di mana institusi pendidikan dan pelaku industri berjalan seiring dalam mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing global.
Menurutnya, kemitraan dengan PHI merupakan langkah awal yang strategis karena industri hospitality memiliki ruang luas dalam pengembangan kreativitas, pelayanan, dan inovasi.
“Konsep hospitality tidak lagi terbatas pada sektor perhotelan semata, tetapi telah berkembang menjadi nilai pelayanan yang mencakup berbagai bidang, mulai dari kesehatan, gizi, komunikasi, hingga multimedia,” ujarnya.
Hal tersebut dinilai selaras dengan keragaman program studi di Universitas Mega Rezky yang memiliki potensi integrasi dengan kebutuhan industri, sehingga membuka ruang kolaborasi lintas disiplin yang lebih luas, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja.
Kerja sama ini dirancang dalam bentuk program magang industri, riset terapan, pelatihan berbasis praktik, hingga peluang penyerapan lulusan. Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang kontekstual dan transformatif, di mana mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman profesional, etos kerja, serta pemahaman budaya industri sejak dini.
Dari perspektif kelembagaan, kemitraan ini juga mencerminkan arah perkembangan YPI Mega Rezky yang terus bertransformasi sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman. Perjalanan lembaga dari sekolah tinggi hingga menjadi universitas dengan spektrum keilmuan yang luas menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.
Rektor Universitas Mega Rezky Makassar, Anwar Ramli, menyampaikan bahwa saat ini kampus tersebut telah memiliki 35 program studi dan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi dengan cakupan keilmuan yang luas di kawasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. “Mega Rezky yang sebelumnya dikenal sebagai institusi pendidikan kesehatan dan keguruan kini telah bertransformasi menjadi universitas dengan spektrum keilmuan yang lebih komprehensif, sehingga mampu mendukung kebutuhan SDM lintas sektor, termasuk industri hospitality dan kreatif,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO PHI, Anggiat Sinaga, menilai kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi keberlanjutan industri hospitality. Di tengah persaingan global dan perubahan tren industri, kebutuhan akan SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki nilai pelayanan, kreativitas, serta kemampuan adaptasi menjadi semakin penting.
“Industri membutuhkan SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki pemahaman nilai, pelayanan, dan kreativitas.
Kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut secara berkelanjutan,” katanya. PHI juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam ekosistem industri melalui praktik kerja lapangan dan pelatihan profesional, sekaligus mendorong terjadinya transfer pengetahuan antara dunia akademik dan praktik industri. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkaya kompetensi mahasiswa serta mempercepat terwujudnya link and match antara pendidikan dan dunia kerja, sekaligus memperkuat peran SDM lokal di Indonesia Timur dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif dan hospitality yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....