Konferwil XVI Ansor Sulsel Bahas Soal Pangan

  • 14 Feb 2026 21:21 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Makassar - Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI di Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada 13–15 Februari 2026. Forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus evaluasi kepemimpinan organisasi di tingkat wilayah. Konferwil tahun ini mengusung tema “Digdaya Ansor Menuju Kedaulatan Pangan” sebagai penegasan arah gerak kader dalam menjawab isu strategis nasional, khususnya ketahanan dan kedaulatan pangan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sulsel, Andi Munawir, mewakili Gubernur Sulsel. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan bangsa.

“Kehadiran GP Ansor memiliki peran penting. Karena pemuda merupakan pemegang estafet bangsa dan aset negara. Oleh karena itu, GP Ansor diharapkan mampu memberikan harapan persatuan, menangkal radikalisme dan ekstremisme, serta meningkatkan kualitas masyarakat,” ujarnya. Jumat, 13 Februari 2026.

Ia juga mengingatkan agar kader Ansor adaptif menghadapi dinamika sosial yang terus berubah, memiliki visi jelas, serta mampu melahirkan gagasan solutif sesuai kebutuhan zaman. Wakil Ketua Umum GP Ansor Pusat, Muh Mabrur, yang turut hadir, menyebut Konferwil bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum memperkuat soliditas dan kesehatan organisasi.

“Konferwil ini tentu mengedepankan guyup kekeluargaan. Ini ajang pergantian kepemimpinan, tapi alhamdulillah tetap penuh kebersamaan meskipun teman-teman punya referensi masing-masing dalam pemilihan,” katanya.

Ia mengungkapkan GP Ansor Sulsel saat ini masuk kategori akreditasi A di tingkat nasional. “Artinya, secara kelembagaan dinilai sehat dan sukses dalam menjalankan roda organisasi,” jelasnya.

Menurut Mabrur, perkembangan organisasi menunjukkan tren positif. Jika beberapa tahun lalu ada kader yang kurang percaya diri mengenakan atribut Ansor, kini kebanggaan terhadap organisasi semakin kuat dan penerimaan publik semakin luas.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Sulsel, Rusdi Idrus, menjelaskan tema kedaulatan pangan merupakan turunan program prioritas pimpinan pusat yang harus disinergikan hingga tingkat cabang. “Apa yang menjadi gagasan besar dari pimpinan pusat ini harus terimplementasi sampai ke bawah,” ujarnya.

Rusdi menegaskan isu ketahanan pangan merupakan tantangan global yang perlu diantisipasi sejak dini. “Kita harus menyiapkan diri menghadapi potensi krisis pangan. Ansor memiliki banyak kader dan jaringan luas, sehingga sangat efektif menggerakkan program berbasis masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, siapa pun yang terpilih dalam Konferwil harus menjaga soliditas dan satu komando dengan pimpinan pusat. “GP Ansor harus terus berbenah mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan sebagai organisasi modern dan responsif,” tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....