OlympicAD VIII Resmi Dibuka di Makassar
- 11 Feb 2026 21:09 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — OlympicAD VIII atau Olimpiade Ahmad Dahlan resmi digelar di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Kamis siang, 13 Februari 2026. Ajang pendidikan nasional ini menghadirkan ribuan pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia, menandai pertama kalinya kegiatan berskala nasional tersebut dilaksanakan di kawasan Indonesia timur dengan partisipasi sangat besar.
Kegiatan yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini menjadi pertemuan akbar siswa, guru, dan pendamping. Hingga sehari sebelum pembukaan, panitia mencatat total 8.525 peserta dan pendamping telah terdaftar serta tiba di Makassar untuk mengikuti rangkaian lomba, pembinaan, dan forum edukatif selama dua hari pelaksanaan.
Ketua Steering Committee OlympicAD VIII, Prof. Dr. Baharuddin, M.Pd., dalam konferensi pers di Kampus Unismuh Makassar pada Rabu sore, 11 Februari 2026, menyampaikan bahwa Makassar dipilih karena dinilai siap dari sisi fasilitas dan antusiasme warga Muhammadiyah. Ia menilai kepercayaan ini menjadi momentum penting bagi wilayah timur Indonesia untuk tampil sebagai tuan rumah event nasional berskala besar.
“Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena animo warga Muhammadiyah di Sulawesi Selatan sangat besar. Harapan peserta juga tinggi terhadap penyelenggaraan di sini,” ujar Baharuddin menegaskan kesiapan panitia dalam menyambut ribuan peserta dari Aceh hingga Papua.
Menurutnya, OlympicAD merupakan agenda dua tahunan yang sebelumnya diselenggarakan di Bandung, Semarang, dan Lampung. Tahun ini tercatat ada 35 cabang lomba yang dipertandingkan, bertambah dari penyelenggaraan sebelumnya, termasuk program baru bertajuk “Senam Anak Indonesia Hebat” yang akan melibatkan ribuan siswa dalam satu gerakan massal kebugaran.
Pembukaan resmi dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA dan direncanakan dibuka langsung Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir bersama jajaran pimpinan pusat. Panitia berharap OlympicAD VIII tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik dan nonakademik, tetapi juga wahana silaturahmi nasional yang memperkuat jejaring pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.(RRI Rahmadhani)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....