Peringati HPN, Wartawan Maros Gelar Diskusi Publik

  • 10 Feb 2026 21:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, insan pers di Kabupaten Maros menggelar diskusi publik bertema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan dengan Dukungan dan Perhatian Pemerintah Daerah”. 

Kegiatan yang berlangsung di Warkop Marannu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ini dihadiri puluhan jurnalis serta pegiat media, dan menjadi ruang dialog yang sarat refleksi mengenai tantangan dan arah masa depan dunia jurnalistik di daerah, Senin, 9 Februari 2026.

Diskusi yang dipandu oleh Zainal tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tidak hanya menyimak paparan narasumber, tetapi juga terlibat aktif dalam pertukaran gagasan seputar etika, profesionalisme, dan dinamika kerja pers di tengah perubahan lanskap media yang semakin cepat.

Sejumlah narasumber berpengalaman di bidang pers turut hadir dan berbagi pandangan. Mukhlis Amanhadi, mantan wartawan senior Harian Fajar/Fajar Group, mengulas perjalanan panjang jurnalistik di Indonesia sekaligus menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga oleh setiap wartawan.

Sementara itu, Asruddin Azis, S.Sos, tokoh pers sekaligus pendiri Group Media Karipo, menyoroti pentingnya penguatan kode etik jurnalistik, peningkatan kapasitas wartawan, serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai langkah strategis untuk menjaga kualitas dan kredibilitas media, khususnya di tengah derasnya arus informasi digital.

Pandangan lain disampaikan oleh Ketua DPW Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia HIPSI Sulsel H. Irianto Amama, S.H., yang berbagi pengalaman mengenai dinamika kerja wartawan di lapangan. Ia menekankan pentingnya solidaritas antar insan pers sebagai kekuatan kolektif dalam menjaga marwah, independensi, dan kebebasan pers.

Dari unsur kepolisian, Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi atas peran pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. Ia juga menekankan perlunya sinergi yang harmonis antara wartawan dan aparat penegak hukum demi menjaga kepercayaan publik.

Diskusi yang diinisiasi oleh Amir Perwira dari Media Sudut Warta ini semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Salah seorang peserta mengangkat pertanyaan terkait bagaimana menjaga konsistensi wartawan agar tetap berada dalam koridor kode etik dan mempertahankan profesionalisme di tengah berbagai tantangan jurnalistik kontemporer.

Kegiatan ditutup dalam suasana penuh keakraban sambil menikmati kopi khas Warkop Marannu. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi hingga akhir. Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi, dengan harapan kegiatan ini mampu memperkuat profesionalisme, integritas, serta solidaritas insan pers, khususnya di Kabupaten Maros.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....