Disdik Makassar Siapkan Pembelajaran Daring Saat Cuaca Buruk

  • 08 Feb 2026 14:04 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menyatakan kesiapan menyesuaikan sistem pembelajaran menjadi daring (online) atau Belajar dari Rumah (BDR) apabila terjadi cuaca buruk atau ekstrem di wilayah Kota Makassar. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengutamakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan penyesuaian sistem pembelajaran bersifat situasional dan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta situasi faktual di lapangan, terutama saat curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir dan genangan air.

Menurut Achi, kebijakan tersebut mengacu pada peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta laporan dari pihak sekolah terkait kondisi lingkungan sekitar sekolah masing-masing.

“Kami mengutamakan keselamatan peserta didik dan guru. Jika cuaca tidak memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka, maka pembelajaran daring menjadi pilihan yang paling aman,” ujarnya, kepada RRI, Jumat, 6 Februari 2026.

Kebijakan pembelajaran daring ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan di bawah kewenangan Disdik Kota Makassar, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Disdik Makassar juga menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah agar proaktif memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan sekolah. Apabila diperlukan, Disdik akan menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai dasar pengalihan sementara proses pembelajaran dari tatap muka ke sistem daring.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Pemerintah Kota Makassar dalam melindungi warga sekolah dari risiko keselamatan akibat dampak cuaca ekstrem, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung.

Achi Soleman menambahkan, kebijakan serupa sebelumnya telah diterapkan pada awal tahun 2026, ketika sejumlah sekolah di Kota Makassar terpaksa mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah.

Ke depan, Disdik Makassar menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan sekolah-sekolah agar keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas utama, tanpa mengabaikan hak siswa untuk memperoleh layanan pendidikan yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....