Muktamar XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah Resmi Dibuka

  • 07 Feb 2026 01:28 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Muktamar XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) resmi dibuka di Balai Sidang Muktamar ke-47 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat, 6 Februari 2026. Agenda pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang sebagai simbol dimulainya forum tertinggi organisasi pelajar Muhammadiyah yang diikuti delegasi dari seluruh wilayah Indonesia.

Prosesi pembukaan dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr (H.C.) Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita, serta Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda. Kehadiran tokoh nasional, pimpinan persyarikatan, dan unsur pemerintah memperlihatkan dukungan luas terhadap gerakan kaderisasi pelajar Muhammadiyah.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional pelajar Muhammadiyah untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah gerakan baru, serta mempersiapkan regenerasi kepemimpinan organisasi periode berikutnya. Sekitar 6.000 peserta hadir secara langsung, sementara ribuan lainnya mengikuti secara daring melalui siaran TV Muhammadiyah dan kanal resmi PP IPM.

Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita menegaskan bahwa muktamar merupakan hasil kerja kolektif kader lintas daerah dan menjadi ruang penting untuk memperkuat soliditas gerakan pelajar. “Alhamdulillah, pembukaan Muktamar ke-24 Ikatan Pelajar Muhammadiyah dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan berbagai pihak,” ujarnya dalam sambutan.

Dalam amanahnya, Haedar Nashir menekankan pentingnya penguatan nilai ideologis, tradisi ilmu, dan semangat pembaharuan sebagai fondasi gerakan pelajar. Ia menyebut IPM memiliki peran strategis membentuk generasi beriman, berilmu, dan berakhlak, sehingga setiap proses regenerasi harus tetap berpijak pada nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah.

Menurut Haedar, muktamar bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk evaluasi menyeluruh dan melahirkan keputusan berdampak bagi umat dan bangsa. “IPM harus terus menjadi gerakan pelajar yang berpijak pada iman, ilmu, dan amal, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya, menutup pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.(RRI/Rahmadhani)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....