Retrospeksi 2026 Unismuh Makassar Tampilkan Karya Seni Mahasiswa

  • 04 Feb 2026 16:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Pameran Tugas Akhir Semester bertajuk Retrospeksi 2026 sebagai ruang evaluasi akademik sekaligus wahana apresiasi karya mahasiswa. Kegiatan ini dirancang untuk menampilkan capaian pembelajaran sekaligus menggambarkan perkembangan kreativitas mahasiswa selama satu semester perkuliahan.

Pameran berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 2 sampai 3 Februari 2026, di Ruang Mini Hall FKIP Unismuh Makassar. Sejumlah dosen, mahasiswa, serta pengunjung dari lingkungan kampus hadir untuk menyaksikan berbagai karya seni rupa yang merepresentasikan gagasan, ekspresi personal, serta respons mahasiswa terhadap realitas sosial dan budaya di sekitarnya.

Ketua Program Studi Pendidikan Seni Rupa FKIP Unismuh Makassar, Meisar Ashari, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa penilaian tugas akhir mahasiswa tidak hanya berfokus pada aspek visual atau estetika semata. Menurutnya, setiap karya memuat nilai konseptual berupa pesan, refleksi, serta proses pemikiran kritis yang lahir dari pengalaman dan penghayatan kreator terhadap lingkungannya.

“Setiap karya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung pesan dan refleksi terhadap realitas sosial dan budaya,” ujar Meisar dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa pameran ini menjadi bagian integral dari sistem pembelajaran, karena mahasiswa dituntut mempertanggungjawabkan konsep, medium, serta teknik yang digunakan dalam proses berkarya.

Beragam karya ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari seni lukis, gambar, ornamen, ilustrasi, desain komunikasi visual, patung, kriya, hingga eksplorasi media alternatif lainnya. Keberagaman pendekatan artistik ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya menekankan penguasaan teknis, tetapi juga mendorong pengembangan identitas visual dan karakter personal mahasiswa.

Selain sebagai sarana evaluasi akademik, pameran juga difungsikan sebagai ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan pengunjung. Mahasiswa didorong mempresentasikan karya secara profesional serta menjelaskan ide dan proses kreatif di balik setiap karya. “Pameran ini kami dorong menjadi ruang apresiasi dan komunikasi, agar mahasiswa terbiasa mempresentasikan karya secara profesional,” tambah Meisar.

Melalui interaksi langsung tersebut, program studi berharap mahasiswa semakin percaya diri, baik sebagai calon pendidik seni maupun praktisi kreatif. Pameran rutin setiap akhir semester ini juga menjadi dokumentasi perkembangan akademik mahasiswa dari waktu ke waktu. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus berlanjut dan terbuka bagi publik sebagai bagian dari penguatan peran seni dalam pendidikan dan kehidupan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....