Aliyah Mustika Terima Penghargaan WLA Extravaganza BPOM RI

  • 30 Jan 2026 11:56 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri sekaligus menerima penghargaan dalam kegiatan WHO-Listed Authority (WLA) Extravaganza, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, yang digelar di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan bertema “The Power of Influence” tersebut berlangsung di Gedung Bhineka Tunggal Ika (BTI) BPOM RI, Jakarta Pusat, dan menjadi momentum bersejarah atas keberhasilan Indonesia melalui BPOM RI meraih pengakuan dunia sebagai WHO-Listed Authority (WLA) pada Desember 2025.

Penghargaan yang diterima Aliyah Mustika Ilham merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan dukungan nyata dalam penguatan sistem pengawasan obat dan makanan di Indonesia.

Kontribusi tersebut tidak terlepas dari rekam jejak panjang Aliyah Mustika Ilham yang sebelumnya menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IX periode 2014–2024, komisi yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan.

Selama dua periode di DPR RI, Aliyah Mustika Ilham dikenal aktif bermitra dengan BPOM RI, khususnya dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di sektor kesehatan. Ia juga konsisten melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat di berbagai daerah terkait tugas dan fungsi BPOM, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan obat dan makanan.

Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

“Pengakuan WHO-Listed Authority merupakan kebanggaan nasional. Indonesia menjadi negara pertama dengan tingkat pendapatan menengah yang berhasil mencapai maturitas level 4 dan terdaftar sebagai WLA, sejajar dengan negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara Eropa,” ujar Prof. Taruna Ikrar.

Ia menjelaskan, capaian WLA menegaskan bahwa sistem regulasi obat dan makanan Indonesia telah memenuhi standar global, mencakup sembilan kriteria utama, mulai dari sistem regulasi, vigilance, sertifikasi, hingga pengawasan uji klinik.

“Ini membuktikan bahwa regulasi Indonesia telah diakui dunia dan menjadikan Indonesian FDA sebagai rujukan global. Dampaknya sangat besar, termasuk percepatan perizinan serta pengakuan internasional terhadap produk-produk nasional, seperti vaksin,” tambahnya.

Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan rasa bangga atas capaian BPOM RI yang dinilainya sebagai tonggak penting dalam penguatan kedaulatan bangsa di bidang kesehatan.

“Pengakuan WHO ini bukan hanya prestasi BPOM, tetapi juga kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju dalam menjamin keamanan obat dan makanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus mendukung kebijakan serta program pengawasan obat dan makanan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. A. Mariani.

Kegiatan WLA Extravaganza digelar sebagai bentuk apresiasi BPOM RI kepada seluruh pemangku kepentingan yang secara aktif, konsisten, dan berkelanjutan mendukung keberhasilan Indonesia meraih pengakuan sebagai WHO-Listed Authority.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....