World Cancer Day, Melinda Aksa Tekankan Gaya Hidup Sehat
- 29 Jan 2026 20:23 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka peringatan World Cancer Day (Hari Kanker Sedunia) 2026 yang diselenggarakan oleh Makassar Cancer Care Community (MC3) dengan dukungan Union for International Cancer Control (UICC), bertempat di La Galigo Museum, Fort Rotterdam, Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa residen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, hingga komunitas penyintas kanker.
Dalam sambutannya, Melinda Aksa menegaskan bahwa peringatan World Cancer Day merupakan momentum reflektif untuk meningkatkan kesadaran bersama bahwa kanker masih menjadi tantangan besar di bidang kesehatan, dengan dampak yang luas tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikologis, sosial, hingga ekonomi keluarga. “Peringatan ini mengingatkan kita bahwa kanker tidak hanya menyerang individu, tetapi juga memengaruhi ketahanan keluarga. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga,” ujar Melinda.
Ia menekankan peran strategis keluarga, khususnya kaum ibu, dalam upaya pencegahan kanker sejak dini. Menurutnya, ibu memiliki posisi sentral sebagai pendidik pertama di rumah tangga, terutama dalam membiasakan pola hidup bersih dan sehat, mendorong deteksi dini kesehatan, serta menyebarkan edukasi kesehatan di lingkungan sekitar.
“Melalui kebiasaan sederhana di rumah, ibu dapat menjadi agen perubahan yang menekan risiko kanker. Edukasi, kepedulian, dan keberanian untuk memeriksakan diri sejak dini adalah kunci,” jelasnya.
Melinda Aksa juga menegaskan komitmen TP PKK Kota Makassar untuk terus mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan dan pengendalian kanker, termasuk melalui edukasi berkelanjutan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ia berharap masyarakat tidak lagi merasa takut atau ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta mampu saling menguatkan dan memberikan dukungan moral kepada para penyintas kanker.
“Pencegahan dan penanganan kanker membutuhkan kolaborasi dan empati. Tidak ada yang berjalan sendiri,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Melinda Aksa juga menyampaikan apresiasi kepada Makassar Cancer Care Community (MC3), para tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan World Cancer Day 2026.
Sementara itu, Prof. Dr. Nurlina Subair, M.Si, pendiri Makassar Cancer Care Community (MC3), turut menyampaikan pesan inspiratif. Ia menjelaskan bahwa MC3 didirikan pada 17 Agustus 2013 sebagai ruang dukungan mental, motivasi, dan pendampingan bagi para penyintas kanker.
Menurutnya, kualitas hidup jauh lebih penting daripada sekadar panjang usia. “Hidup bukan tentang seberapa lama kita hidup, tetapi seberapa dalam maknanya. Dukungan keluarga dan sahabat adalah sumber kekuatan terbesar bagi seorang penyintas,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa upaya melawan kanker membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, dimulai dari kesadaran individu, kekuatan keluarga, hingga dukungan komunitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....