Kapan Malam Nisfu Sya'ban 2026, Berikut Amalannya
- 25 Jan 2026 10:53 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Berdasarkan penanggalan kalenderHijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI tahun ini, Malam Nisfu Sya'ban 1447 H jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026 (setelah Maghrib), sementara hari Nisfu Sya'ban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. karena 1 Sya'ban dimulai 20 Januari 2026, sehingga malam pertengahan (ke-15) jatuh pada awal Februari.
Menurut Ustadz Adi Hidayat (UAH) melalui chanel youtubenya, menjelaskan bahwa amalan utama di malam Nisfu Syaban adalah meningkatkan ibadah sebagai persiapan Ramadan. Amalan shahih yang dianjurkan meliputi mendirikan salat malam (qiyamul lail, tahajud, witir), memperbanyak membaca Al-Qur'an, serta memperbanyak istighfar dan doa karena malam tersebut adalah waktu pengampunan dosa.
“ Ingat, bagi antum yang ingin mendapatkan keutamaanmalam nisfu sya'ban, perbanyak Menghidupkan Malam nisfu sya'ban dengan Qiyamul Lail, dengan cara Melaksanakan shalat sunnah di malam hari, seperti sholat mutlak, sholat tahajud, dan shalat witir, Kemudian Memperbanyak Istighfar & Doa yaitu Memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang lalu, terutama karena malam itu adalah momen di mana Allah mengampuni hamba-Nya “, Ungkapnya.
Membaca dan mentadabburi Al-Qur'an karena Sya'ban sering disebut bulan qurra' atau bulannya pembaca Al-Qur'an. Di masyarakat kita umumnya, salah satu amalan Sya'ban yang kerap dilakukan, khususnya pada malam Nisfu Sya'ban, adalah membaca surat Yasin tiga kali Dengan niat yang baik, memperbanyak bacaan Al-Quran pada bulan Sya'ban tentu akan menambah keistimewaan dan keberkahan tersendiri bagi pengamalnya dengan harapan, kelak Al-Qur'an bisa memberikan pertolongan di hari kiamat, dengan setiap huruf yang muta’abbud bitilawatihi, yang setiap bacaannya dinilai ibadah.
UAH juga menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW banyak berpuasa di bulan Syaban, termasuk mendekati atau saat Nisfu Syaban, sebagai persiapan fisik dan spiritual sebelum Ramadhan dan melakukan Muhasabah agar bisa Membersihkan hati dari sifat syirik dan kebencian (permusuhan)antar sesama, karena ampunan Allah tidak diberikan kepada orang yang bermusuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....