Sebelas Body Bagi Diserahkan ke Bidokkes Polda Sulsel

  • 24 Jan 2026 11:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID. Makassar : Hari ke 7 insiden kecelakaan pesawat jenis ATR di Gunung Bulusaraung Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Operasi SAR belum dihentikan. Sebelas bodybag atau kantong jenazah dari lokasi pencarian korban, diantar Basarnas ke Bidang Dokkes Polda Sulsel yang merupakan jenazah korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500.

Sebelas kantong jenazah diserahkan ke Biddokkes Polda Sulsel, terakhr 7 kantong yang diserahkan ke Biddokkes Polda Sulawesi Selatan bisa dipastikan adalah jenazah. "Yang bisa mendiclearkan bahwa semua korban itu terungkap identitasnya adalah Tim DVI Polri itu yang ditunggu," Kata Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii, dalam Jumpa Pers di Media Center Biddokkes Jalan Kumala Kota Makassar, Jumat, 23 Januari 2026.

Marsekal Masya Muhammad Syafii mengungkapkan Tim SAR akan melakukan evaluasi dalam 7 hari peprasi sesuai aturan yang ada operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan, memungkinkan operasi dihentikan pada hari ke 7 apabila korban semuanya ditemukan.

Perpanjangan operasi Pencarian dan penyelamatan korban lanjut Marsekal Madya Muhammad Syafii diputuskan dalam evaluasi yang akan dihadiri semua sekstor, termasuk DVI yang memberikan secara umum keterangan apakah jumlah bidybag yang diserahkan sudah mewakili sementara jumlah korban.

"Kemudian kita sampaikan kepada KNKT bahwa apakah ada yang kira - kira mendukung oleh Basarnas dalam peprasi ini begitu juga sektor yang kita jadikan area untuk operasi apakah semuanya sudah tersapu, dari situlah kita bisa putuskan bahwa operasi bisa dihentikan sementara atau kita lanjutkan," Jelas Marsekal Madya Muhammad Syafii.

Artinya bahwa operasi tidak mungkin kita tutup karena sewaktu - waktu andai saja ditemukan walaupun itu body park atau potongan, operasi akan dilanjutkan namanya operasi evakuasi sudah bukan lagi operasi pencarian. pada saat nanti evaluasi dinyatakan cukup maka operasi SAR dihentikan sementara. Dan oprasi akan ditutup apabila semua korban diserah Terimakan,"Tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....