Tren Hijab Muslimah dengan Pewarna Alami
- 23 Jan 2026 18:51 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Tren fesyen Muslimah dunia saat ini tidak hanya berfokus pada desain yang trendi, tetapi juga mulai bergeser ke arah sustainable fashion atau mode berkelanjutan. Salah satu inovasi yang paling menarik perhatian adalah penggunaan pewarna alami pada hijab. Berbeda dengan pewarna sintetis yang mendominasi pasar, pewarna alami menawarkan kedalaman warna yang unik sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan. Kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem membuat hijab pewarna alami kini menjadi simbol gaya hidup yang lebih bermakna.
Menurut Andi Tiara Purnama Pertiwi Rahman yang merupakan Owner Zaini Hijab Makassar / Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Makassar dalam Obrolan Teras UMKM Pro4 RRI Makassar pada hari Rabu, 21 Januari 2026, mengatakan, usahanya berdiri di tahun 2015 tapi bersertifikat NIB (Nomor Induk Berusaha) yan sebelum hanya mengantongi SITU (Surat Izin Tempat Usaha) dan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) di tahun 2020.
“Sebelum memulai usaha hijab dengan nama Zaini Hijab Makassar dari pewarna alami, Tiara memulai usaha dengan menjual hijab biasa dengan membeli hijab yang di jual di pasar pada umumnya dengan pembelian dengan jumlah banyak dan menjualnya dari pintu ke pintu (Door to door) serta rekan kerjanya yang ada di Bank Danamon Makassar,” Terang Tiara.
Tiara menambahkan dengan penjualannya yang cukup banyak ia ingin mengembangkan usahanya dengan bermodal keahliannya melukis dan menyukai barang yang dikategorikan sampah yang ada di dalam rumahnya, hingga terbersit di pikirannya untuk membuat hijab dari sampah dengan berbekal ilmu pengetahuan yang dimilikinya yaitu sains (ilmu pengetahuan alam), ia mulai meneliti sampah yang ada di rumahnya tersebut.
Lebih lanjut Tiara mengatakan saat ia membeli pisang untuk di buat dompo pisang untuk usaha lainnya selain hijab, dengan memanfaatkan sampah kulit pisang yang berwarna kuning tersebut untuk menjadi pewarna alami di produk Zaini Hijab Makassar, selain itu juga ia memanfaatkan terong ungu, bahkan rumput laut untuk pewarna alami dari hijab yang di buatnya.
“Dengan bantuan Keluarganya dan tetangga usaha yang ia tekuni saat ini semakin pesat bahkan Zaini hijab Makassar sudah ke tingkat Nasional dan Internasional salah satu negara tujuan penjualan Zaini Hijab adalah negara India dan Pakistan dengan omset yang mampu menopang hidup keluarga dan membangun usaha Zaini Hijab semakin mendunia,”ucap Tiara.
Sebagai kesimpulan, hijab dengan pewarna alami adalah perpaduan harmonis antara ketaatan pada nilai agama, kepedulian pada bumi, dan apresiasi terhadap seni. Mengenakannya bukan hanya soal menutup aurat dengan indah, tetapi juga tentang menyampaikan pesan bahwa kecantikan sejati tidak harus merusak alam. Seiring berkembangnya teknologi dan kreativitas, masa depan hijab pewarna alami diprediksi akan semakin cerah dan menjadi standar baru dalam industri busana Muslim global yang ramah lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....