PHRI Sulsel Resmi Buka HoRe Expo 2026
- 23 Jan 2026 17:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI Sulawesi Selatan) resmi membuka HoRe Expo & Bazaar Kuliner 2026 yang digelar di Lobby Area Claro Makassar, Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah kolaborasi pelaku industri perhotelan, restoran, kuliner, dunia pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pergerakan ekonomi sektor pariwisata.
Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, mengatakan HoRe Expo merupakan bentuk respons pelaku hospitality di tengah kondisi bisnis yang sedang melambat.“Jujur saja, kondisi bisnis hospitality saat ini sedang tidak baik-baik saja. Tapi justru dari situ kami mencoba menggerakkan ekonomi melalui berbagai aktivitas, salah satunya HoRe Expo ini,” ujar Anggiat.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan program kerja organisasi, tetapi juga menghadirkan beragam rangkaian acara yang melibatkan peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta dan Surabaya.
“Semakin banyak orang bergerak, semakin besar peluang positif yang bisa kita dapatkan. Inilah pergerakan yang ingin kami dorong,” katanya.
HoRe Expo 2026 juga diramaikan bazaar kuliner, kompetisi memasak, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan dan sponsor pendukung.
Salah satu agenda unggulan adalah cooking competition yang tahun ini mengangkat bahan baku lokal berupa pisang, sebagai upaya diversifikasi menu hotel dan penguatan identitas kuliner daerah.
“Kami ingin tamu hotel tidak hanya menemukan menu yang itu-itu saja, tetapi juga menikmati olahan kreatif dari bahan lokal,” jelas Anggiat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra, mengapresiasi langkah PHRI Sulsel yang dinilainya mampu bergerak cepat di awal tahun 2026.
“PHRI bahkan lebih dulu ‘gaspol’ dibanding pemerintah. Ini luar biasa dan sejalan dengan visi kami, karena pariwisata merupakan salah satu fondasi ekonomi Kota Makassar,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, sekitar 25 persen Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar disumbang dari sektor pariwisata, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pengembangannya.
“Pariwisata adalah bisnis pengalaman. Sekali orang punya pengalaman buruk, dampaknya panjang. Karena itu strategi, inovasi, dan kolaborasi seperti yang dilakukan PHRI hari ini sangat penting,” tandas Achmad Hendra.
HoRe Expo & Bazaar Kuliner 2026 diharapkan menjadi pemantik kebangkitan industri hospitality sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota tujuan wisata dan gastronomi unggulan.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....