Lanud Hasanuddin Maksimalkan Operasi Udara Pencarian Pesawat ATR
- 22 Jan 2026 19:56 WIB
- Makassar
KBRN, Maros : Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Hasanuddin merespons cepat laporan hilangnya pesawat ATR 42-500 yang diterima pada Sabtu, 17 Januari 2026. Operasi pencarian resmi digelar keesokan harinya dengan perencanaan terukur guna mempercepat penemuan titik lokasi dan memaksimalkan efektivitas operasi.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, menyebut ketelitian analisis sejak awal menjadi faktor krusial dalam operasi ini. Seluruh proses pencarian dimulai dari pusat komando melalui pemetaan wilayah dan penentuan sektor prioritas.
“Seluruh langkah pencarian kami awali dari ruang operasi. Peta dianalisis untuk mempersempit area agar pencarian lebih terarah dan tidak membuang waktu,” kata Arifaini saat ditemui di Base Ops Lanud Hasanuddin, Kamis, 22 Januari 2026.
Untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, Lanud Hasanuddin mengerahkan kekuatan udara secara maksimal. Tiga pesawat intai Boeing 737 ditugaskan melakukan penyisiran, sementara satu helikopter Caracal disiapkan untuk evakuasi. Sebanyak 257 personel diterjunkan dan terlibat langsung dalam operasi.
Tantangan utama di lapangan berasal dari cuaca yang cepat berubah serta kondisi medan yang ekstrem. Tebing-tebing curam di lokasi pencarian membatasi ruang manuver, khususnya bagi helikopter saat hendak mendarat.
“Pendaratan helikopter di area tebing membutuhkan visibilitas yang sangat baik. Oleh karena itu, evakuasi diupayakan dilakukan sedekat mungkin dengan titik korban ditemukan,” ujarnya.
Operasi udara dijalankan dengan pengaturan waktu yang ketat. Pesawat intai mulai terbang sejak pukul 05.30 WITA dan dalam sehari mampu melaksanakan dua hingga tiga sortie dengan durasi penerbangan maksimal 4,5 jam.
Hingga kini, pemantauan udara masih terus dilakukan secara intensif untuk memastikan koordinat keberadaan korban. Lanud Sultan Hasanuddin menegaskan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh proses evakuasi dapat dilaksanakan dengan tuntas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....