Bocah di Makassar Tewas Tenggelam Saat Bermain di Gorong-Gorong
- 22 Jan 2026 14:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID. Makassar - Pencarian anak yang hilang di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar yang dilakukan Tim gabungan Polsek Biringkanaya, SAR dan Damlak Kota Makassar membuahkan hasil. Identitas korban diketahui bernama JM (10), beralamat di Perumahan Permata Sudaing Raya Blok K10 No. 21, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar
Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu Cahyono mengatakan Timnya bersama personel Polsek Biringkanaya, Tim SAR, Damkar Kota Makassar, serta dibantu oleh warga sekitar melakukan upaya pencarian dengan menyisir sepanjang jalur aliran air selokan membuahkan hasil, korban ditemukan di sekitar tegalan awal.
"Seorang anak yang tenggelam terbawa arus air selokan di Jalan Nur Aksa Lorong 4, tidak jauh dari Sekolah IT Insan Cendikia, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar yang kejadiannya Rabu 21 Januari 2026 kami telah berhasil temukan tidak jauh dari kejadian awal,"Ujar AKP Andik Wahyu Cahyono, saat dikonfirmasi, Kamis, 22 Januari 2026.
Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang anak yang hanyut terbawa arus air di selokan IT Insan Cendikia kemudian langsung menggerakkan personil dan berkoordinasi dengan SAR kemudian dilakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, kami bersama personel Polsek Biringkanaya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban. Beberapa anggota juga kami tugaskan untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi di tempat kejadian perkara untuk kepentingan penyelidikan,” ungkapnya.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya, jenazah korban langsung diantar ke rumah duka menggunakan mobil patroli Polsek Biringkanaya,"Tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di musim hujan, serta melarang anak bermain di saluran air atau area berbahaya guna mencegah terjadinya kejadian serupa,"Kata AKP Andik Wahyu Cahyono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....