Keistimewaan yang Dimiliki Bulan Sya'ban

  • 21 Jan 2026 08:45 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Tidak terasa ummat Islam Akan memasuki bulan Ramadhan, karena Saat ini dalam penanggalan Kalender Hijriyah 1447 H, kita sudah berada di Bulan Sya'ban, bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Bulan Sya’ban sering kali terlewati begitu saja, padahal ia menyimpan keutamaan besar dalam Islam.

Bulan Sya’ban bukan sekadar bulan penghubung, melainkan masa persiapan ruhani yang sangat penting bagi seorang Muslim sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Dengan mengacu pada Al-Qur’an dan Al Hadist beserta kitab kitab yang ditulis oleh ulama sebagai Sumber dan pedoman Ummat Islam, Ada beberapa keistimewaan yang dimiliki bulan Sya’ban, beberapa Keistimewaan tersebut dirangkum oleh RRI.co.id, diantaranya:

1. Waktu Berpuasa Paling Baik Selain Bulan Ramadhan

Selain bulan Ramadhan, diketahui bahwa Rasulullah SAW paling sering melaksanakan ibadah puasa pada bulan Syaban. Seperti yang tertuang dalam hadits dari Usamah bin Zayd RA, sebagai berikut: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa di bulan-bulan lainnya seperti Anda berpuasa di bulan Sya'ban ini? Rasulullah SAW menjawab: Karena ini bulan yang banyak dilalaikan manusia diantara Rajab dan Ramadhan. Padahal di bulan ini amalan terangkat sampai ke Rabb semesta alam, dan saya senang apabila saat amalku terangkat saya sedang berpuasa.”" (HR Ahmad).

2. Waktu Amalan Diangkat

Di bulan Sya'ban diangkatnya atau diserahkannya amal-amal manusia. Amal yang dimaksud adalah amalan yang dilakukan manusia selama setahun penuh. Oleh sebab itu, bulan ini dianggap sebagai momen yang tepat bagi umat muslim untuk melaksanakan ibadah sebanyak-banyaknya sekaligus untuk memperbaiki diri dari segala keburukan pada masa lampau. Rasulullah SAW bersabda: “Bulan Sya'ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Bulan Sya'ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa.” (HR Abu Dawud dan Nasa’i).

3. Turunnya Perintah Bershalawat Atas Rasulullah SAW Oleh Allah SWT

Diantara peristiwa penting yang terjadi dalam bulan Syaban salah satunya adalah turunnya ayat perintah oleh Allah SWT untuk bershalawat atas Nabi Muhammad SAW.Sebagaimana Firman Allah SWT yang artinya : "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat Nya, bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." ( QS: Al Ahzab ayat 56).

4. Beberapa Sahabat Rasulullah SAW, menamakan bulan Sya'ban sebagai bulan Al-Qur’an. misalnya Sahabat Anas bin Malik Ibnu Rajab al-Hambali meriwayatkan sebuah atsar dari Anas bin Malik yang menceritakan kesibukan para Sahabat Nabi SAW ketika memasuki bulan Sya'ban. Salah satu aktivitas para sahabat tersebut adalah membaca Al-Qur’an. Anas bin Malik bercerita;“Kaum muslim ketika telah memasuki bulan Sya’ban, mereka mengambil mushaf-mushafnya, kemudian membacanya. Salamah bin Kuhail rahimahullah berkata: “ dulu dikatakan bahwa bulan Sya'ban adalah bulan para qurra’ (pembaca Al-Qur'an).” Begitu pula yang dilakukan oleh ‘Amr bin Qais rahimahullah apabila beliau memasuki bulan Sya’ban beliau menutup tokonya dan mengosongkan dirinya untuk membaca Al-Qur’an. (Kitab Lathaiful Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali hal. 138.).

5. Selain melaksanakan puasa sunnah, bulan Syaban juga dianggap waktu yang tepat bagi kita untuk membayar hutang puasa Ramadhan. Seperti yang dilakukan Sayyidah Aisyah RA yang dikutip dari buku Hadits Shahih Bukhari-Muslim oleh Muslim. Aisyah berkata: "Jika aku berhutang puasa Ramadhan, maka tidak dapat mengqadhanya kecuali pada bulan Sya'ban." (HR Bukhari pada Kitab ke-30, Kitab Shaum bab ke-40, bab kapan dilaksanakannya qadha shaum Ramadhan).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....