Rumah Adat Bola Ugi simbol budaya Sulawesi Selatan

  • 25 Nov 2025 13:08 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar : Rumah adat Bugis sering disebut Bola Ugi adalah rumah panggung kayu yang menjadi simbol kuat identitas budaya Sulawesi Selatan. Struktur rumah yang berdiri atas tiang tinggi mencerminkan adaptasi bangunan terhadap lingkungan tropis sekaligus menyampaikan nilai estetis tradisional.

Salah satu elemen khasnya adalah timpalaja, yakni bidang segitiga di antara dinding dan atap, yang jumlah susunannya menunjukkan status sosial pemilik. Timpalaja dengan tiga hingga lima susun biasanya dimiliki bangsawan, sementara satu atau dua susun menandakan rumah rakyat biasa sebuah sistem simbolik yang unik.

Arsitektur rumah tradisional ini juga mengandung filosofi kosmologis. Seperti dicatat dalam Makna Dan Nilai-nilai Kearifan Lokal Arsitektur Rumah Tradisional Bugis (Bola) yang diunggah dalam jurnal.uny.ac.id/ “rumah adat tradisional suku Bugis memiliki tiga bagian rumah yang memiliki nilai filosofis: Rakkeang (atas), Alle Bola (tengah), dan Awa Bola (bawah)”*, mencerminkan hubungan manusia dengan alam, spiritualitas, dan leluhur.

Selain itu, menurut kajian berjudul Konsep Dan Bentuk Ruang Rakkeang Rumah Tradisional Bangsawan Bugis di Bone Sulawesi Selatan yang dipublikasikan dalam media.neliti.com/ “konsep bentuk ruang Rakkeang secara spasial simetris dengan Alle Bola di bawahnya, dan semakin besar ukuran Rakkeang, semakin tinggi derajat sosialnya”, menunjukkan bagaimana arsitektur menyuarakan hirarki sosial dalam tata ruang.

Dengan keberadaannya yang kaya simbol dan filosofi, rumah adat Bugis tak hanya berfungsi sebagai hunian tapi juga medium penyampai nilai budaya. Pelestarian dan pemahaman akan arsitektur ini menjadi penting sebagai jembatan antara masa lalu dan generasi masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....