Gongga Lima: Melodi Warisan Budaya dan Sejarah Mandar
- 27 Okt 2025 10:32 WIB
- Makassar
KBRN, Makassar: Gongga Lima adalah alat musik tradisional khas suku Mandar yang berasal dari Sulawesi Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu dan termasuk dalam jenis alat musik idiopon, yaitu alat yang menghasilkan suara dari getaran tubuh alat itu sendiri. Gongga Lima memiliki bentuk yang unik, terdiri dari bilahan bambu tipis yang menyerupai sapu lidi, dengan ukuran yang hampir sama satu sama lain.
Dilansir dari budaya-indonesia.org, menurut bahasa Mandar, "Gongga" berarti alat, sedangkan "Lima" berarti tangan. Nama ini merujuk pada cara memainkan Gongga Lima yang menggunakan tangan untuk memukul bilahan bambu tersebut sehingga menghasilkan bunyi. Teknik permainan ini memerlukan ketelitian dan ritme yang tepat agar suara yang dihasilkan terdengar harmonis dan mengalun dengan indah.
Gongga Lima memiliki kemiripan dengan alat musik Parappasa dari Gowa, Sulawesi Selatan. Namun, keduanya berbeda dalam cara permainan dan sedikit perbedaan bentuk. Parappasa dipukul pada benda lain untuk mengeluarkan suara, sementara Gongga Lima secara langsung dipukul di tangan pemain. Hal ini menjadikan Gongga Lima alat musik dengan karakter suara yang khas dan lebih personal.
Dalam masyarakat Mandar, Gongga Lima berperan penting sebagai pengiring berbagai acara adat dan hiburan tradisional. Suaranya yang ritmis dan bernada khas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pertunjukan musik tradisional Mandar. Selain itu, Gongga Lima juga menjadi media pelestarian budaya dan simbol identitas masyarakat setempat.
Meski sederhana, Gongga Lima tetap diminati oleh masyarakat dan terus diajarkan kepada generasi muda agar alat musik ini tidak punah. Berbagai usaha pelestarian mulai dilakukan melalui kegiatan budaya dan pendidikan, agar warisan seni musik tradisional Mandar tetap hidup dan berkembang di era modern.
Keunikan Gongga Lima terletak pada bahan bambu yang dipilih dan cara pembuatannya yang memerlukan keahlian khusus. Setiap bilahan bambu harus dipotong dan dibelah dengan presisi agar suara yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik. Pengrajin Gongga Lima dikenal memiliki keterampilan membuat alat musik yang mempertahankan keaslian suara tradisional.
Dengan keberadaan Gongga Lima, tradisi musik dan budaya suku Mandar di Sulawesi Barat terus dilestarikan dan dikenalkan. Alat musik ini bukan hanya media hiburan, tetapi juga cerminan kekayaan seni dan warisan budaya Indonesia yang beragam dan patut dijaga keberlangsungannya. (Jusmarkurniawansyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....