Maccera Tasi: Ritual Syukur Laut Masyarakat Bugis Pesisir
- 21 Okt 2025 15:11 WIB
- Makassar
KBRN Makassar: Maccera Tasi Adalah tradisi adat masyarakat bugis pesisir di Sulawesi Selatan, terutama di wilayah Luwu. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas tangkapan laut yang melimpah dan juga doa agar nelayan diberi keselamatan saat mencari ikan atau melaut.
Pelaksanaan Maccera Tasi berbeda ditiap daerah, tergantung pada kebiasaan atau adat setempat. Dikutip dari heritage.kemenag.go.id, disebut bahwa masyarakat Bonepute telah memadukan unsur Islam ke dalam ritual, salah satunya pembancaan doa dan simbol keagamaan. Hal ini memperlihatkan upaya masyarakat menjaga keseimbangan serta ajaran agama.
Ritual ini biasanya diisi dengan doa bersama, penyembelihan hewan dan pembuangan sesaji ke laut. Tahap ini dilakukan agar mengungkapkan sata syukur atas berkat laut dan juga harapan agar laut tetap aman dan memberikan hasil yang melimpah. Masyarakat mempercayai bahwa dengan malaksanakan ritual Maccera Tasi, hubungan manusia dengan alam akan tetap selaras.
Di kutip dari journal.uinsgd.ac.id tradisi Maccera Tasi juga mengalami penyesuaian di daerah perantauan. Masyarakat bugis di luar Sulawesi masih bisa tetap melaksanakan ritual, tetapi dengan menyesuaikan bentuk serta maknanya agar selaras dengan lingkungan sosial dan ajaran Islam setempat.
Meski terdapat pandangan yang menilai bahwa sebagian unsur ritual tidak sesuai dengan ajaran agama, Masyarakat tetap memaknai Maccera Tasi sebagai bentuk sara syukur dan penghormatan terhadap alam, bukan peyembahan kepada laut. Tradisi Maccera Tasi menjadi wujud keharmonisan dalam adat, keyakinan serta kehidupan sosial yang terus diwariskan dari generasi ke gererasi.
Untuk masyarakat pesisir, Maccera Tasi juga memiliki nilai budaya dan ekonomi. Selain memperkuat identitas komunitas para nelayan, kegiatan ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mendukung kerekonomian lokal. Masyarakat percaya bahwa menjaga tradisi berarti juga menjaga sumber daya laut.
Untuk itu, Maccera Tasi perlu didukung oleh masyarakat serta pemerintah daerah. Upaya seperti dokumentasi, pendidikan, budaya, dan promosi wisata dapat membantu memperlihatkan tradisi ini secara luas. Dengan begitu, nilai, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam dalam Maccera Tasi akan selalu hidup di tengah perubahan zaman. (Gregorius Pakanan/RRI Magang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....