Mengenal Pola Lantai Dalam Seni Tari
- 21 Mei 2025 11:08 WIB
- Makassar
KBRN Makassar: Pola lantai dalam tari, menurut Kemendikbud RI, adalah polagerakan atau formasi yang dibentuk oleh penari saat berpindah posisi dipanggung untuk menciptakan komposisi gerak yang menarik dan memperjelas tarian. Pola lantai ini bertujuan untuk mengatur pergerakan penari, menghindaritabrakan, dan memperkuat visualisasi tarian.
Ada dua jenis pola lantai utama: garis lurus (vertikal,horizontal, diagonal, zigzag) dan garis lengkung (melingkar, spiral,melengkung).
1. Pola Lantai Garis Lurus:
- - Vertikal: Gerakan maju mundur dalam satu garislurus vertikal.
- - Horizontal: Gerakan menyamping atau melintang.
- - Diagonal: Gerakan menyudut, baik ke kanan maupunke kiri.
- Zigzag: Gerakan yang membentuk garispatah-patah.
2. Pola Lantai Garis Lengkung:
- - Melingkar: Gerakan membentuk lingkaran.
- - Spiral: Gerakan melingkar yang semakin melebaratau menyempit.
- - Melengkung: Gerakan yang mengikuti garismelengkung.
Fungsi Pola Lantai:
1. Memperjelas Gerakan:
Pola lantai membantu penari dalam melakukanperpindahan gerak dan menghindari tabrakan.
2. Menghidupkan Karakteristik Gerak:
Pola lantai dapat menghidupkankarakteristik gerak tari dari keseluruhan pertunjukan.
3. Memperkuat Komposisi:
Pola lantai dapat membentuk komposisi gerakyang menarik dan sesuai dengan bentuk ruang.
4. Memperindah Tarian:
Pola lantai dapat membuat tarian terlihatlebih indah dan menarik.
Contoh Penerapan yaitu:
- - Tari Tunggal: Pola lantai pada tari tunggalumumnya berbentuk arah gerakan.
- - Tari Berpasangan: Pola lantai pada tariberpasangan memerlukan koordinasi antara kedua penari.
- - Tari Kelompok: Pola lantai pada tari kelompokmembutuhkan kerja sama agar menghasilkan gerakan yang menarik.
Menurut koreografer atau pengarah tari, SD Unggulan Toddopuli Makassar, Priska mengatakan bahwa polalantai sangat penting dalam seni tari. Menurutnya Pola kantai dapat menciptakan komposisi gerakyang indah, memperjelas gerakan, dan menghidupkan karakteristik tarian. Tanpa polalantai, tari itu kelihatan monoton.
“Jadi ketika mereka menari, mereka harus bekerja sama denganbaik untuk mencari posisinya masing-masing, agar gerakannya terlihat indah.Selain itu, gerakan perpindahan posisinya jangan terlalu dekat, agar tidakbertabrakan antara penari yang satu dengan penari lainnya,” tambah Priska.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....